WARTALENTERA - Menu dimsum makin melokal di lidah masyarakat kita. Terbukti, banyak gerai resto yang menawarkan menu dimsum yang merupakan camilan yang autentik berasal dari China itu.
Salah satunya, gerai resto Dimsum Sembilan Ayam yang berlokasi di Jalan Pasir Kaliki No 170, Pasir Kaliki, Cicendo, Bandung, Jawa Barat. Resto dimsum yang tengah viral di semua kalangan di Bandung, bahkan warga luar Bandung itu, selalu ramai dikunjungi pencinta dimsum.
Baca juga: Whoosh Berhenti di Kopo, KCIC: Ada Seng Masuk Jalur
Sesuai dengan nama restonya, Dimsum Sembilan Ayam menawarkan aneka menu dimsum yang cukup beragam. Dengan konsep resto open space dan dihiasi ornamen China peranakan dan terkesan jadul.
Menunya, mulai dari dimsum yang cukup populer di masyarakat, seperti siomay dan hakau, ada juga cheong fan seafood, bakpao telur asin, dan lumpia kulit tahu-nya juga tak kalah enak.
[caption id="attachment_3793" align="alignright" width="135"]
Salah satu menu dimsum yang ditawarkan gerai resto Dimsum Sembilan Ayam yang sedang viral di Bandung, Jawa Barat. (Brigita Sicillia/Warta Lentera)[/caption]
Kalau kalian suka ceker ayam, ada juga dimsum ceker yang empuk dan gurih. Intinya, disana kalian para pencinta dimsum bisa menikmati aneka camilan yang identik diolah dengan dikukus, dipanggang, dan digoreng itu dengan puluhan pilihan menu.
"Saya dari Cikarang lagi liburan ke Bandung. Langsung ke sini karena lagi viral," kata Dina, salah satu pengunjung yang tiba di gerai Sembilan Ayam Pasir Kaliki sekitar pukul 10.00 dan mendapat antrean 156 saat staf resto baru memanggil pengunjung di urutan ke-50.
Jadi bisa dibayangkan bagaimana ramai dan penuhnya gerai resto dimsum yang satu ini. Bahkan, tim Warta Lentera yang mampir mengunjungi gerai pada Minggu (26/1/2025), sekitar pukul 08.30 sudah mendapat antrean 114.
Padahal, gerai baru dibuka pukul 07.00. Tapi pengunjung sudah mengular hingga ke parkiran dan sebagian bahu jalan dipenuhi kendaraan mereka.
Baca juga: Resmi Bercerai, Ridwan Kamil Pastikan Tidak Ada Konflik
Total, setelah hampir 3 jam rela mengantre, tim Warta Lentera berhasil mencicipi 6 dari beberapa menu favorit di gerai itu. Antara lain, bubur ayam, lumpia goreng kulit tahu, pangsit goreng udang, cheong fan seafood, siomay, dan lo ma kai (sejenis bakcang tapi dia bertekstur lebih lembut dan dibungkus segi empat).
"Rasanya ok, chilli oil-nya gurih dan pedas. Saya kasih rating 8/10 untuk all in," ungkap Meti, pengunjung asal Jakarta, Minggu (26/1/2025).
Dari segi harga, aneka menu dimsum di resto tersebut cukup terjangkau. Makanan dibanderol mulai harga Rp10 ribu hingga Rp48 ribu, sedangkan minuman mulai dari Rp8.000 hingga Rp38 ribu. Jadi, kalau kalian mau mencicipi dimsum di gerai resto ini, disarankan untuk datang lebih pagi dan rela antre, gimana, mau mencoba?
Sejarah singkat dimsum
Baca juga: Flyover Nurtanio Bakal Urai Kemacetan di Bandung
Dimsum merupakan makanan khas Tiongkok yang berasal dari daerah Guangdong dan Hong Kong. Dimsum diperkirakan sudah ada sejak 2.500 tahun yang lalu.
Camilan yang autentik berasal dari China itu, biasanya disantap saat acara sosial, berkumpul bersama keluarga dan teman, bisa untuk makan siang, atau teman minum teh (yum cha).
Dimsum populer pada masa Dinasti Song (960-1279 Masehi). Dimsum disajikan khas dalam keranjang kukusan bambu atau di atas piring kecil.
Aneka menu dimsum terdiri dari kue yang diisi dengan berbagai bahan, seperti daging cincang, sayuran, rempah-rempah. Saking populernya, dimsum diadopsi oleh banyak negara di Asia Timur dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. (sic)
Editor : Inge Mangkoe