WARTALENTERA-Empat korban meninggal dunia, sementara 31 penumpang dan ABK KMP Tunu Pratama Jaya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian penumpang lain yang belum ditemukan.
“Jumlah korban 65 Orang. Selamat 31, meninggal dunia empat orang,” kata Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi SAR ini, Kamis (3/7/2025). Nanang mengatakan, saat ini masih ada 30 penumpang dan crew KMP Tunu Pratama Jaya yang masih dalam proses pencarian.
Sementara berdasarkan data manifest, KMP Tunu Pratama Jaya memuat 53 orang penumpang, 12 crew kapal, 22 kendaraan berbagai golongan. “Ops SAR sampai dengan saat ini sedang berlangsung,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud mengatakan, saat ini, operasi SAR masih berlangsung dengan dukungan armada laut dan tim penyelamat dari berbagai instansi terkait. “Upaya pencarian terhadap penumpang lainnya masih terus dilakukan. Proses evakuasi menghadapi tantangan berupa kondisi gelombang laut yang tinggi (2 – 2,5 meter), angin kencang, serta arus kuat di sekitar lokasi kejadian,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (3/7/2025).
Ditjen Hubla menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini dan memastikan bahwa setiap langkah penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengedepankan keselamatan jiwa. “Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran operasi pencarian dan penyelamatan. Saat ini telah dibuka Posko Terpadu Penanganan Evakuasi KMP. Tunu Pratama Jaya di Kantor ASDP Cabang Gilimanuk. Kami akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut seiring informasi resmi dari tim SAR di lapangan,” janjinya.
Ia juga mengimbau, bagi keluarga penumpang dan ABK yang ingin mengetahui informasi secara valid bisa menghubungi Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Heri Junaedi 0821 2275 3682),” katanya.
Seperti diketahui KMP Tunu Pratama Jaya rute Ketapang Banyuwangi berangkat menuju Gilimanuk Bali pukul 22.56 WIB, Rabu (2/7/2025). Beberapa menit setelahnya, Pukul 23.35 WIB, kapal tenggelam terlihat dari petugas jaga Syahbandar.
Posisi terakhir kapal terlihat di perairan Selat Bali koordinat _8° 9’32.35″S 114°25’6.38_. Berikut daftar manifes penumpang KMP Tunu Pratama Jaya:
1. Bintang (31), Kota Jakarta Pusat
2. Dewa Gede (48), Kab. Pasuruan
3. Eko Satriyo (49), Kabupaten Banyuwangi
4. Kadek Oka (40), Kabupaten Banyuwangi
5. Nyoman (52), Kabupaten Banyuwangi
6. Rahmat (40)
7. Sinyo (36), Kota Jakarta Pusat
8. Siswanto (30), Kabupaten Jember
9. Siti Indah Maghfiroh (36), Kabupaten Lumajang
10. Sofi (51), Kabupaten Banyuwangi
11. Sofian (40), Kabupaten Banyuwangi
12. Sudar (25), Kabupaten Banyuwangi
13. Ahmad (6)
14. Budi (13)
15. Cly (26), Kabupaten Banyuwangi
16. Kabul (25), Kabupaten Pidie
17. Mamad (55), Kabupaten Banyuwangi
18. Mujiono (11), Kabupaten Pidie
19. Putu (40), Kabupaten Tabanan
20. Rehan (33), Kabupaten Banyuwangi
21. Sakur (34), Kabupaten Bireuen
22. Suyit (29), Kabupaten Banyuwangi
23. Tommy (43)
24. Togar (40)
25. Nardi (34), Kabupaten Banyuwangi
26. Wati (40), Kabupaten Banyuwangi
27. Candra (31), Kota Jakarta Pusat
28. Budi (12)
29. Agus (34)
30. Arfan (29)
31. Adiva (29)
32. Daisem (34)
33. Slamet Riyadi (45)
34. Anandita (2), Kabupaten Aceh Besar
35. Narendra (34), Kabupaten Situbondo
36. Putri Marina (34), Kabupaten Situbondo
37. Gusti Ngurah (34), Kabupaten Situbondo
38. Stella (6), Kabupaten Banyuwangi
39. Sopian (31), Kabupaten Banyuwangi
40. Toni (45), Kabupaten Banyuwangi
41. Adi (50), Kabupaten Banyuwangi
42. Anto (42), Kabupaten Banyuwangi
43. Nira (33), Kabupaten Banyuwangi
44. Ayu (41), Kabupaten Banyuwangi
45. Supri (28), Kabupaten Banyuwangi
46. Firman (34), Kabupaten Aceh Barat
47. Lestari Widodo (34), Kabupaten Aceh Barat
48. Dimas (34), Kabupaten Aceh Barat
49. Rudi (34), Kabupaten Aceh Barat. (sic)


