WARTALENTERA – Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) meletus Senin (4/11/2024) dini hari. Sembilan orang dilaporkan tewas akibat peristiwa itu.
Sebelumnya, Kepala Desa Klatanlo Petrus Muda melaporkan, enam orang meninggal dunia akibat Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus. “Gunung meletus sekitar pukul 00.30 WITA. Ada satu keluarga sekitar 6 orang yang tertindih bangunan,” kata Petrus, melansir Antara, Senin (4/11/2024).
Menurutnya, korban tewas akibat tertindih rumah yang roboh. Saat berita tersebut diturunkan, belum ada proses evakuasi karena semua warga melarikan diri meninggalkan kampung mereka.
“Petugas baru tiba di lokasi kejadian untuk proses evakuasi,” katanya sambil menutup telepon karena harus melayani petugas yang baru tiba di lokasi. Namun, informasi tersebut telah diperbaharui oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Flores Timur Hironimus Lamawuran.
“Kejadian tadi malam sekitar pukul 23.57 WITA. Ada 9 orang meninggal,” rincinya, melansir kompas.com, Senin (4/11/2024). Hironimus mengungkapkan, berdasarkan identifikasi sementara, delapan korban dewasa dan satu anak-anak.
Mereka merupakan warga Desa Klatanlo, Kecamatan Wulanggitang. “Yang meninggal ini rata-rata akibat tertimpa runtuhan dari bangunan rumah yang mereka tinggal,” imbuhnya.
Ia menambahkan, saat ini pemerintah bersama tim gabungan telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi warga yang terdampak. Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status gunung api Lewotobi Laki-laki dari level III siaga ke level IV awas mulai 3 November 2024 pukul 24.00 WITA.
Kepala PVMBG Prihatin Hadi Wijaya menjelaskan, kenaikan status tersebut berdasarkan hasil evaluasi perkembangan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki sejak 23 Oktober sampai 3 November 2024. “Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang cukup signifikan, sehingga tingkat aktivitas gunung api Lewotobi Laki laki dinaikkan dari level III siaga menjadi level IV awas, terhitung mulai tanggal 3 November 2024 pukul 24.00 WITA,” ujarnya, sebelum erupsi terjadi. (sic)


