warta lentera great work
spot_img

Jantung Buatan Global Kini Tersedia di Indonesia

WARTALENTERA-Solusi implan jantung buatan bertaraf global kini hadir di Indonesia melalui peluncuran yang dilakukan oleh Borderless Healthcare Group (BHG) lewat anak perusahaannya, Indonesia.md. Inisiatif ini bertujuan untuk mengatasi masalah kesehatan mendesak di Indonesia, yaitu meningkatnya kasus gagal jantung.

Dr. Wei Siang Yu, pendiri sekaligus ketua Borderless Healthcare Group, menjelaskan bahwa peluncuran ini melibatkan gabungan keahlian dari para pakar medis global, teknologi implan jantung mutakhir, dan jaringan kecerdasan buatan spesifik bidang yang terintegrasi dalam satu ekosistem layanan kesehatan tanpa batas.

“Kombinasi para ahli medis global terkemuka untuk evaluasi implan jantung buatan lintas batas, inovasi perangkat medis kelas dunia dan jaringan AI spesifik spesialisasi menghadirkan era baru layanan kesehatan tanpa batas di Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (23/5/2025).

Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi MedTech 5.0 oleh BHG melalui ekosistem perawatan kesehatan berbasis AI yang didukung oleh platform cloud medis global. Teknologi ini memungkinkan koneksi langsung antara dokter spesialis kardiovaskular dengan produsen jantung buatan terbaik di dunia.

Dengan sistem ini, evaluasi implan jantung, layanan telemedis, pemantauan jarak jauh, hingga dukungan pascaoperasi bisa dilakukan lintas negara, memberikan kemudahan akses dan efektivitas dalam penanganan pasien.

Teknik implan minimal invasif juga akan diperkenalkan ke Indonesia, yang diharapkan dapat mempercepat masa pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi pascaoperasi.

Ahli bedah kardiotoraks Dr. Cui Yong menambahkan, “Kami terus menyempurnakan protokol kami untuk membuat implan jantung buatan lebih aman dan cepat, lebih mudah diakses secara signifikan meningkatkan hasil bagi pasien.”

Melalui platform Indonesia.md, masyarakat Indonesia kini bisa mengakses berbagai jenis implan jantung buatan kelas dunia dengan variasi ukuran, berat, hingga kapasitas baterai yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pasien, mulai dari bayi hingga orang dewasa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan inovasi teknologi penyelamat jiwa bagi populasi Indonesia yang kebutuhan kesehatannya terus meningkat. (kom)

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular