warta lentera great work
spot_img

Dukung TKA, Jurusan IPA IPS dan Bahasa Kembali Dihidupkan

Mendikdasmen resmi terbitkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang TKA.

WARTALENTERA-Untuk mendukung TKA (Tes Kemampuan Akademik), jurusan IPA, IPS, dan Bahasa resmi dihidupkan kembali di tahun ajaran baru. Kepastian itu berlaku setelah Mendikdasmen (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) Abdul Mu’ti menerbitkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang TKA.

Ia menjelaskan, bahwa TKA akan berbasis mata pelajaran untuk membantu murid dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “TKA itu nanti berbasis mata pelajaran untuk membantu para pihak, terutama murid yang melanjutkan ke perguruan tinggi,” jelasnya, dikutip Selasa (10/6/2025).

Sebab, jika tidak diselaraskan, dikhawatirkan siswa kesulitan saat akan melanjutkan jenjang pendidikan ke peerguruan tinggi. “Nah, karena tesnya berbasis mata pelajaran, sehingga ke depan ini jurusan akan kami hidupkan lagi,” sambungnya.

Mendikdasmen berharap, dengan diberlakukannya kembali jurusan IPA IPS, dan bahasa, kemampuan akademik siswa akan menjadi landasan ketika lanjut ke perguruan tinggi. “Dengan cara seperti itu, kemampuan akademik seseorang akan menjadi landasan ketika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi di jurusan tertentu,” tuturnya.

Mendikdasmen juga menerangkan, bahwa TKA akan mulai diujicobakan pada November mendatang kepada siswa kelas XII. Adapun mata pelajaran yang akan diujicobakan jika mengacu pada Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 antara lain sebagai berikut:

1. Matematika

2. Bahasa Indonesia

3. Bahasa inggris

4. Mata Pelajaran Pilihan

“Mapel pilihan dalam TKA nantinya bisa Fisika, Kimia, atau Biologi, bagi siswa jurusan IPA. Sedangkan bagi siswa jurusan IPS, mata pelajaran yang diujikan bisa ekonomi, sejarah, atau mapel lain yang ada dalam rumpun ilmu sosial,” tutupnya.

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi berpendapat, langkah ini sudah tepat mengingat siswa perlu memiliki ilmu pengetahuan yang baik sebelum mendalami ilmu tertentu. “Harapan agar siswa menguasai semua ilmu itu baik, tapi jika tidak siap yang terjadi malah siswa tidak mendapatkan ilmu apa-apa atau hanya sedikit,” kata Unifah, beberapa waktu lalu, dikutip Selasa (10/6/2025).

Dengan adanya penjurusan kembali IPA, IPS, dan Bahasa maka siswa akan memiliki ilmu sesuai dengan minatnya. Cara tersebut akan mendukung siswa mempelajari ilmu yang ingin menjadi keahliannya. (sic)

 

 

RELATED
- Advertisment -
warta lentera beautiful day

PROFILE

Most Popular