x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kasus Ijazah Jokowi, Polisi Sudah Periksa 49 Saksi

Editor :

WARTALENTERA – Kepolisian terus melanjutkan proses penyelidikan terhadap kasus dugaan ijazah palsu milik Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Hingga saat ini, sebanyak 49 saksi telah diperiksa oleh penyidik.

"Sudah memeriksa 49 saksi dalam tahap penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (26/6/2025).

Ia menjelaskan bahwa saksi-saksi yang diperiksa merupakan pihak-pihak yang mengetahui, mendengar, dan melihat langsung adanya peristiwa tersebut, termasuk dari pihak yang dilaporkan. "Saksi yang mengetahui, mendengar dan melihat adanya peristiwa ini, dan para terduga terlapor," jelas Ade Ary.

Ade Ary juga memaparkan bahwa objek perkara ini berawal dari fitnah yang berasal dari sebuah akun media sosial, dengan tuduhan bahwa Presiden Jokowi memiliki ijazah S1 palsu, termasuk skripsi dan lembar pengesahannya. "Objek perkara yang pertama ini penanganannya, dasarnya adalah laporan polisi dari pelapor, Saudara Insinyur HJW. Kemudian terlapornya dalam penyelidikan," katanya.

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, klarifikasi telah dilakukan ke sejumlah institusi pendidikan yang pernah ditempuh oleh Jokowi, termasuk sekolah dan universitas. "Perkembangan terbaru, upaya yang dilakukan penyelidik beberapa hari terakhir adalah melakukan klarifikasi terhadap SMA Negeri di Surakarta dan melakukan klarifikasi juga ke sebuah universitas di Yogyakarta," jelas Ade Ary pada Rabu (18/6/2025).

Langkah tersebut merupakan bagian dari proses pengumpulan fakta-fakta untuk memperkuat penyelidikan yang masih berlangsung. "Jadi proses masih berlangsung, mohon waktu," tambahnya.

Seluruh laporan polisi terkait kasus ini kini telah ditarik dan disatukan di Polda Metro Jaya guna memperlancar proses penyidikan. Total terdapat enam laporan polisi (LP) yang berhubungan dengan kasus ini. "Telah menggabungkan total ada enam LP (laporan polisi) terkait rangkaian peristiwa terkait ijazah ini," sebut Ade Ary.

Rinciannya, dua LP tercatat di Polda Metro Jaya dan empat lainnya berasal dari Polres Metro Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Bekasi Kota, dan Depok. "Itu semua sudah ditarik LP-nya dan ditangani di Subdit Kamneg (Keamanan Negara) Ditreskrimum Polda Metro Jaya," tutupnya. (kom)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.