WARTALENTERA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengawal pelaksanaan berbagai program prioritas nasional. Hal ini disampaikan Tito usai menerima audiensi Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Kantor Kemendagri, Jakarta, Jumat (4/7/2025).
“Saya berharap kita bisa bekerja sama, berinovasi, menyuarakan aspirasi kepentingan daerah, sekaligus juga APKASI bisa menjembatani bukan hanya pusat-daerah, tapi juga dengan pemerintah, dengan asosiasi, DPRD-nya, dan lain-lain,” ujar Tito.
Wujudkan Indonesia Emas 2045 Lewat Kolaborasi
Tito menekankan bahwa kolaborasi pusat dan daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui arah pembangunan jangka panjang nasional (Astacita).
Dalam pertemuan tersebut, Mendagri menyampaikan dua arahan utama kepada APKASI, yakni:
- Konsolidasi organisasi melalui pembentukan kepengurusan yang solid.
- Penyusunan rencana kerja konseptual sebagai pijakan dalam mendorong pembangunan daerah.
APKASI sebagai Jembatan Komunikasi
Menurut Tito, APKASI memiliki peran vital dalam menjembatani komunikasi antara pusat dan daerah. Organisasi ini juga berkontribusi dalam mendukung program strategis nasional, seperti:
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
- Koperasi Desa Merah Putih
- Agenda pembangunan lainnya
Dalam kesempatan tersebut, jajaran APKASI juga melaporkan hasil Musyawarah Nasional (Munas) VI yang telah digelar di Minahasa Utara, Sulawesi Utara, dan menghasilkan Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, sebagai Ketua Umum APKASI periode 2025–2030.
Penguatan Peran APKASI dan Tata Kelola Pemerintahan
Bursah Zarnubi turut meminta arahan Mendagri mengenai penguatan peran APKASI ke depan. Tito menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan adalah wewenang ketua umum bersama tim formatur.
“Nanti ketua membentuk formasi kepengurusan yang lebih detail, dan setelah selesai biasanya akan ada pelantikan. Dan nanti, ketika waktunya pas, saya Insya Allah akan hadir melantik APKASI dengan pengurus yang baru ini,” ujar Tito.
Pertemuan juga membahas berbagai isu aktual, termasuk tantangan dalam membangun tata kelola pemerintahan daerah yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Tito menekankan pentingnya penguatan integritas kepala daerah guna mencegah penyalahgunaan wewenang yang dapat merusak kepercayaan publik dan menghambat pembangunan.
Kepala Daerah Hadir dalam Audiensi
Sejumlah kepala daerah turut hadir dalam pertemuan, di antaranya:
- Bupati Bandung, Dadang Supriatna
- Bupati Pati, Sudewo
- Bupati Sambas, Satono
- Bupati Empat Lawang, Joncik Muhammad
- Bupati Blora, Arief Rohman
- Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu
- Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar
- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama
- Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang
(kom)


