x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Warga Iran Berharap Donald Trump Kembali Terpilih Jadi Presiden AS

Editor :

WARTALENTERA - Warga Iran berharap Donald Trump kembali terpilih jadi presiden AS (Amerika Serikat). Saat ini, banyak warga Iran yang harap-harap cemas menanti hasil pemilihan presiden AS yang akan digelar pada 5 November 2024.

Seperti diketahui, dalam pilpres ini, capres dari partai Demokrat, Kamala Harris dan capres dari Republik, Donald Trump bakal berkompetisi untuk menjadi orang nomor 1 di AS.

Lalu, apa yang menjadi alasan mereka mengharapkan Trump menggantikan Joe Biden?

"Di bawah tekanan krisis ekonomi yang makin memburuk, banyak warga Iran menginginkan perubahan mendasar. Cukup banyak dari mereka yang melihat Donald Trump sebagai seseorang yang dapat mengakhiri sistem politik Republik Islam di Iran," kata jurnalis politik Iran, Fariba Pajooh seperti dikutip dari DW.

Warga Iran juga menilai bahwa Trump merupakan pemimpin yang kuat dan mampu mengatasi segala masalah.

Sebaliknya, mereka menilai Kamala Harris tidak mampu mengatasi berbagai masalah di AS. Selain itu, warga Iran tidak mau Kamala menjadi presiden karena ia dinilai akan membuat status quo di dalam politik AS terus berlanjut.

Alasan lain mengapa Iran mendukung Trump untuk menjadi presiden AS adalah karena program nuklir.

Trump disebut tidak berniat menyerang program nuklir Iran jika kembali terpilih sebagai presiden AS. Sebab, Trump tidak mau AS terlibat dalam perang antara Israel-Iran yang saat ini sedang menggebu.

"Kita tidak bisa ikut campur sepenuhnya. Mari kita hadapi kenyataan, kita bahkan tidak bisa memerintah diri kita sendiri. Saya ingin melihat Iran menjadi sangat sukses. Satu-satunya masalah adalah mereka tidak dapat memiliki senjata nuklir," kata Trump.

Selain itu, menurut Trump juga berniat menormalisasi hubungan dengan Iran jika dirinya terpilih menjadi presiden AS. Ia tidak akan mengasingkan Iran dari pergaulan politik seperti yang telah dilakukan Presiden Biden.

Selain itu, dalam wawancara yang dihelat pekan lalu dengan lembaga penyiaran milik Arab Saudi, Al Arabiya, Trump mengatakan bahwa jika terpilih, ia akan memasukkan Iran dalam Perjanjian Abraham bersama dengan sedikitnya selusin negara lain.

"Perjanjian Abraham disepakati selama masa kepresidenan saya. Tidak seorang pun mengira hal itu mungkin terjadi," jelas Trump.

Perjanjian Abraham ini merupakan perjanjian yang dibentuk untuk menormalisasi hubungan dengan Israel. Jika Iran masuk dalam perjanjian ini, konflik yang saat ini terjadi antara Israel dan negara tersebut berpotensi mereda.

Lebih lanjut, Trump mengatakan bahwa ia akan mendukung penuh perdamaian di Timur Tengah jikia dirinya terpilih menjadi Presiden AS. Ini jugalah yang menjadi alasan mengapa Iran mendukung Trump menang di pilpres AS.

Iran menganggap Trump bisa turut andil dalam meredakan eskalasi konflik yang kini kian membara di Timur Tengah antara Palestina, Israel, Lebanon, dan Iran.

Namun, Trump tidak menjelaskan upaya apa saja yang akan ia lakukan untuk mendorong perdamaian di Timur Tengah jika ia menjadi presiden. Ia hanya menjelaskan komitmen beserta janjinya dalam kampanyenya untuk terus mendorong perdamaian di kawasan tersebut. (inx/berbagai sumber)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.