x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kapal Wisatawan Karam di Perairan Bengkulu, Tujuh Orang Tewas

WARTALENTERA-Satu kapal yang membawa 98 wisatawan yang tengah berlibur karam, sesaat sebelum berlabuh di kawasan Pantai Berkas, Kota Bengkulu, tujuh orang dinyatakan tewas. Peristiwa terjadi di Perairan Laut Pantai Malabero, Minggu (11/5/2025), sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari keterangan warga setempat, kapal mengangkut sebanyak 104 penumpang yang terdiri 98 wisatawan, satu nakhoda, dan lima anak buah kapal (ABK). Tujuh orang wisatawan dilaporkan meninggal dunia.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, sebanyak 34 penumpang dilarikan ke rumah sakit dan tujuh di antaranya dinyatakan meninggal dunia. Dari ketujuh korban meninggal tersebut, dua orang saat ini berada di RSUD Harapan dan Doa.

Sementara lima lainnya dirawat dan dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Bhayangkara. Pantauan di kedua rumah sakit menunjukkan suasana haru dan penuh duka.

Jenazah beberapa korban masih berada di rumah sakit dan belum dievakuasi ke rumah duka masing-masing karena menunggu pihak keluarga. Kasat Intel Polresta Bengkulu AKP Freddy Triandy Hutabarat mengatakan, dari informasi sementara, korban tewas dalam kejadian ini berjumlah tujuh orang.

Para korban, katanya, sempat dilarikan ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal dunia. "Sementara data kita terima ada tujuh yang meninggal, nanti kita akan update terus," kata Freddy.

Salah satu penumpang kapal selamat, Jidan Dinil Haq mengatakan, kejadian yang dialaminya berawal setelah mereka pulang dari Pulau Tikus menuju Kota Bengkulu. Namun saat di Perairan Laut Malabero, kapal yang ditumpangi mengalami mati mesin.

Setelah mesin mati, kata Jidan, kapal tersebut diterjang ombak kencang sehingga membuat kapal mengalami kebocoran hingga akhirnya tenggelam. "Saat itu ombak lagi kencang bang, kami digoncang ke kiri dan ke kanan sampai akhirnya kapal tenggelam," paparnya dengan wajah traumatik, melansir detik, Senin (12/5/2025)

Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu Mian yang menjenguk para korban memastikan semua korban sudah dievakuasi, baik yang selamat dan langsung pulang serta yang masih dirawat dan yang meninggal dunia. Sebagai informasi, kapal naas tersebut adalah kapal Tiga Putra yang dinakhodai oleh Didi Susanto, warga Kota Bengkulu.

Kapal ini memang rutin melayani perjalanan wisata bagi para wisatawan yang ingin berlibur ke Pulau Tikus dengan jarak tempuh sekitar satu jam dari lepas pantai Kota Bengkulu. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu