x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Mendadak Bersalju, Fenomena Alam Embun Upas Jadi Magnet Wisata Bromo

Editor :

WARTALENTERA-Mendadak bersalju, fenomena alam embun upas jadi magnet wisata Bromo. Wisatawan dipersilakan datang di momen Juli hingga Agustus, ketika suhu pegunungan menurun drastis dan kawasan itu memutih.

Ya, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kembali menghadirkan fenomena alam tahunan yang unik dan ekstrem: embun beku atau dikenal sebagai embun upas. Selama Juli 2025, suhu di beberapa titik mencapai 0 derajat celsius.

Suhu dingin itu mengubah embun di dedaunan, rerumputan, dan tanah menjadi lapisan es tipis yang memesona. Fenomena ini terpantau di sejumlah destinasi favorit wisatawan, seperti Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo, savana Lembah Watangan, hingga Oro-oro Ombo.

Bahkan laut pasir dan padang Pengol juga turut diselimuti embun es pada pagi hari akibat suhu yang sangat dingin. Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani, menjelaskan, embun beku merupakan fenomena musiman yang biasa terjadi saat musim kemarau, terutama antara Juli hingga Agustus, ketika suhu kawasan pegunungan menurun drastis.

"Fenomena ini memang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Namun, penting untuk disadari bahwa suhu yang mencapai 0 derajat celsius membutuhkan persiapan fisik dan perlengkapan yang matang dari pengunjung,” ujar Septi, dikutip Senin (28/7/2025).

TNBTS mengimbau para wisatawan yang ingin menikmati fenomena embun beku agar mengenakan pakaian hangat, membawa perlengkapan pendakian yang sesuai, serta menyesuaikan kebutuhan berdasarkan lokasi yang dikunjungi. Aktivitas berkemah di Ranu Kumbolo, pendakian ke puncak Semeru, hingga kunjungan ke Ranu Regulo tentu membutuhkan perlengkapan berbeda.

Selain menawarkan keindahan alam yang unik, suhu dingin ekstrem ini juga menjadi penanda awal musim kemarau di kawasan pegunungan Tengger-Semeru. Oleh karena itu, pengunjung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan.

"Musim kemarau telah tiba. Selain menikmati keindahan alam, kita juga harus menjaga kelestarian lingkungan dan menghindari aktivitas yang bisa memicu kebakaran,” tambahnya. Fenomena embun upas ini bukan hanya mempercantik lanskap TNBTS, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata ekstrem berbasis alam yang makin digemari. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.