x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Stok Pangan RI Aman Hingga 12 Bulan ke Depan

Editor :

WARTALENTERA - Stok pangan dalam negeri diproyeksikan masih sangat aman hingga 11 bulan ke depan. Bahkan, bisa lebih sampai puncak panen 2027.

Demikian disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, dalam kunjungan kerjanya di Makassar, seperti keterangan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Senin (6/4/2026).

Menurut Amran, stok pangan, terutama beras yang sangat melimpah, akan membuat Indonesia tahan terhadap dampak kekeringan ekstrem yang disebut sebagai El Nino 'Godzilla'. Kekeringan ini diperkirakan berlangsung sekitar enam bulan.

“Artinya, 11 bulan ke depan ini aman. Stoknya untuk rakyat Indonesia aman. Sedangkan kekeringan hanya 6 bulan. Berarti aman, pangan aman,” ujarnya lagi.

Perhitungan ketahanan stok pangan ini didasarkan pada gabungan ketersediaan beras nasional saat ini, baik yang ada di gudang Bulog, sektor swasta, maupun potensi panen yang sedang dan akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut Amran, persediaan beras di gudang Bulog saat ini mencapai 4,5 juta ton. Dalam 20 hari ke depan, jumlah tersebut diprediksi akan bertambah menjadi 5 juta ton.

“Ini belum pernah terjadi seperti yang kita lihat hari ini,” ujar Amran.

Selain itu, terdapat stok beras swasta di sektor perhotelan, restoran, dan kafe (Horeka) yang saat ini mencapai 12,5 juta ton. Ada juga tambahan stok dari hasil panen tanaman yang sudah ada (standing crop) dengan potensi sebesar 11 juta ton.

Tak hanya itu, melalui berbagai kebijakan seperti program pompanisasi untuk mengantisipasi penurunan produksi akibat cuaca panas mulai April 2026, Amran memperkirakan akan ada tambahan panen hingga 2 juta ton per bulan.

Tambahan tersebut diprediksi berlangsung selama periode El Nino 'Godzilla' atau sekitar 6 bulan. Artinya, akan ada tambahan stok beras sebesar 12 juta ton.

Dengan demikian, stok beras diperkirakan sangat aman, bahkan hingga lebih dari 11 bulan atau sampai puncak panen tahun 2027.

“Berarti bisa sampai Maret, panen puncak tahun depan, aman. Bahkan bisa overlap sampai April 2027. Jadi, aman,” ucapnya.

Terkait ancaman kekeringan akibat El Nino "Godzilla", Amran Sulaiman menegaskan, Pemerintah sudah berpengalaman menghadapinya. Menurutnya, situasi saat ini masih lebih baik jika dibandingkan tahun 2015.

“Katanya kering enam bulan, oke. Tapi sepertinya masih lebih tinggi El Nino yang dulu, 2015. Kami sudah pengalaman mengelola El Nino bersama teman-teman, 2015, 2023, 2024,” ujar Amran. (inx)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.