x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Putin Absen di Perundingan Damai dengan Zelensky di Turki, Gencatan Senjata Gagal?

WARTALENTERA-Presiden Rusia Vladimir Putin absen dalam perundingan damai dengan Ukraina yang digelar di Turki, Kamis (15/5/2025) kemarin. Hal ini sekaligus menolak tantangan Kyiv untuk datang langsung guna bertemu Presiden Volodymyr Zelensky.

Dalam perundingan tersebut, Putin hanya mengirim tim negosiator lapis kedua untuk berunding dengan pihak Ukraina yang dihadiri Zelensky. Ketidakhadiran Putin disebut membuat prospek pembicaraan tentang perdamaian antara kedua negara menjadi kacau.

Melansir Reuters, Jumat (16/5/2025), Zelensky saat tiba di Ankara, menggambarkan jajaran perwakilan dari Rusia yang hadir sebagai hiasan, dan Ukraina akan memutuskan langkah selanjutnya setelah dia bertemu dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. "Kita perlu memahami seperti apa tingkat delegasi Rusia, dan mandat apa yang mereka miliki dan apakah mereka dapat membuat keputusan apa pun," sindir Zelensky.

Sementara itu, Rusia menegaskan tim yang dikirim ke Turki siap untuk membahas secara serius terkait perdamaian kedua negara.  "Partisipasi seperti apa yang akan dibutuhkan lebih lanjut, pada tingkat apa, masih terlalu dini untuk mengatakannya sekarang. Delegasi Rusia sudah siap, dan sedang menunggu di Istanbul," ucap Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Menanggapi hal itu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang tengah melakukan lawatan ke Timur Tengah mengatakan kepada wartawan, bahwa tidak akan ada kemajuan dalam pembicaraan damai jika tidak ada pertemuan antara dirinya dengan Putin. "Tidak akan ada yang terjadi sampai Putin dan saya bertemu," ucap Trump kepada wartawan di Air Force One sebelum mendarat di Dubai.

Rusia dan Ukraina telah berselisih selama berbulan-bulan terkait logistik gencatan senjata dan perundingan damai sambil mencoba menunjukkan kepada Trump bahwa mereka serius untuk mengakhiri apa yang disebut 'perang bodoh'. Ratusan ribu orang telah tewas dan terluka di kedua belah pihak dalam konflik paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Washington telah berulang kali mengancam akan menghentikan upaya mediasinya kecuali ada kemajuan yang jelas. Setelah sempat menekan Ukraina dan berselisih dengan Zelensky pada pertemuan di Ruang Oval pada bulan Februari, Trump menunjukkan ketidaksabaran terhadap Putin dalam beberapa minggu terakhir.

Ia juga mengancam akan memberikan sanksi tambahan untuk memukul perdagangan Rusia. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu