x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Menkes Targetkan 200 Ribu Sekolah Gelar Cek Kesehatan Gratis Mulai Juli

Editor :

WARTALENTERA–Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan 200 ribu sekolah akan melaksanakan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mulai tahun ajaran baru pada Juli mendatang. Langkah ini diambil untuk mempercepat pencapaian target pemeriksaan kesehatan hingga 300 ribu orang per hari, sesuai arahan Presiden.

Dalam diskusi kesehatan yang digelar di Jakarta pada Sabtu (18/5), Menkes menyampaikan bahwa sejak diluncurkan pada Februari 2025, program CKG telah menjangkau 5,8 juta warga Indonesia.

“Saya masih kurang targetnya, itu sebabnya di bulan Juli kita lakukan cek kesehatan gratis di sekolah. Dua ratus ribu sekolah. Kita rencana lakukannya di 10 ribu Puskesmas,” ujar Budi.

Tingkatkan Cakupan Lewat Sekolah

Untuk mengejar kekurangan cakupan harian, pemerintah memperluas pelaksanaan CKG dengan menyasar langsung ke sekolah-sekolah. Strategi ini dipilih agar anak-anak usia sekolah dapat lebih awal mendapat pemeriksaan kesehatan sekaligus mendongkrak jumlah peserta harian.

Saat ini, rata-rata pelaksanaan CKG telah mencapai 180 ribu orang per hari, atau sekitar 4 juta orang per bulan. Dengan estimasi penambahan 28 juta peserta hingga akhir Desember 2025, Menkes mengakui angka tersebut masih belum memenuhi target nasional. “Sekarang 180 ribu (orang). Saya masih mau ngejar kalau bisa naik sampai rata-rata 300 ribu per hari,” kata Budi.

Program Terbesar Jangkau Seluruh Warga

Menkes menyebut program CKG sebagai program kesehatan terbesar dalam sejarah Indonesia karena menargetkan hingga 280 juta penduduk, jauh lebih besar dibandingkan program MBG (Medical Benefit Guarantee) yang menyasar 82,9 juta orang per tahun.

Menurut Budi, CKG penting untuk deteksi dini berbagai penyakit, salah satunya dengan memeriksa ukuran lingkar perut dan indikator kesehatan lainnya. Ia menekankan bahwa pengobatan akan jauh lebih murah dan efektif bila penyakit diketahui lebih awal. “Semuanya harus kita sentuh, mulai dari lahir sampai wafat,” tambah Budi.

Pemerintah meluncurkan program CKG sebagai bagian dari transformasi sistem kesehatan nasional yang berfokus pada deteksi dini dan pencegahan penyakit. Latar belakangnya adalah meningkatnya beban penyakit kronis dan biaya pengobatan yang terus membengkak, yang sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan diagnosis.

Dengan menggandeng Puskesmas dan institusi pendidikan, program ini diharapkan menjadi solusi menyeluruh yang menyentuh semua lapisan masyarakat, khususnya generasi muda yang akan menjadi pilar masa depan bangsa. (kom)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.