x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Digitalisasi Aset DKI Jakarta Didorong Demi Transparansi dan Efisiensi

WARTALENTERA–Panitia Khusus (Pansus) Pengelolaan Barang Milik Daerah DPRD DKI Jakarta menekankan pentingnya digitalisasi dan integrasi data aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan menjadikan Jakarta sebagai kota global. "Digitalisasi aset juga merupakan faktor untuk kita bisa menjadi kota global ke depannya," ujar Ketua Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah DPRD DKI Jakarta, Adnan Taufiq, di Jakarta, Senin (19/5/2025).

Data Aset Belum Terintegrasi

Adnan mengungkapkan bahwa selama ini data aset Pemprov DKI belum tertata secara maksimal dan belum terintegrasi dalam satu sistem terpadu. Hal ini menyulitkan dalam pelacakan dan pengelolaan barang milik daerah. “Ke depannya kita minta semua terintegrasi dengan baik. Dashboard yang sama, sehingga aset-aset yang ada nanti bisa terdata dengan baik,” kata Adnan.

Menurutnya, pencatatan aset yang masih dilakukan secara manual dan tersebar di berbagai instansi membuat proses pelaporan dan pengawasan tidak efisien. Hal ini juga menimbulkan potensi masalah dalam pengelolaan aset, baik dari sisi pemanfaatan maupun legalitas.

Aset DKI Bernilai Lebih dari Rp500 Triliun

Adnan menyebutkan bahwa total nilai aset milik Pemprov DKI Jakarta diperkirakan mencapai lebih dari Rp500 triliun. Oleh karena itu, penataan dan digitalisasi data sangat mendesak agar seluruh aset dapat dimanfaatkan optimal untuk kepentingan masyarakat.“Semua harus diintegrasikan karena sekarang sudah era 5.0. Jangan lagi kita masih manual, pecah-pecah datanya itu jadul (jaman dulu),” tegasnya.

Ia menambahkan, dengan sistem digital yang terpusat, Pemprov DKI akan lebih mudah mengetahui mana saja aset yang telah dikerjasamakan, masih bermasalah, atau belum dimanfaatkan secara maksimal.

Langkah Strategis Menuju Smart City

Digitalisasi dan integrasi aset ini tidak hanya berfungsi untuk efisiensi birokrasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan transparan. Pansus berharap langkah ini menjadi prioritas dalam pembangunan sistem informasi daerah.

Pencatatan dan integrasi data aset milik Pemprov DKI Jakarta merupakan langkah strategis untuk menghadirkan pemerintahan yang transparan dan efisien. Dengan nilai aset yang sangat besar, pembenahan ini diharapkan dapat mendorong Jakarta menjadi kota cerdas (smart city) yang siap bersaing di kancah global. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu