x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Menaker: Kami Dukung Penuh Penyelidikan KPK soal Layanan TKA

Editor :

WARTALENTERA–Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pihaknya terbuka dan kolaboratif terhadap penyelidikan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi dalam pelayanan izin Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

“Saya mendapatkan informasi dari KPK kalau ada pengaduan masyarakat dari Juli 2024. Kami koordinasikan tindak lanjutnya seperti apa, dan disepakati bahwa ada pencarian informasi lebih tuntas dan dalam ke sini. Jadi dilakukan investigasi bersama,” ujar Menaker Yassierli saat memberikan keterangan pers di Kantor Kemnaker RI, Jakarta, Kamis (22/5/2025).

Penyelidikan Berdasarkan Laporan Masyarakat

Yassierli menjelaskan bahwa dugaan kasus ini sebenarnya berkaitan dengan periode 2020 hingga 2023. Sebelum dilakukan penggeledahan, KPK terlebih dahulu menjalankan proses penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat yang masuk pada Juli 2024. “Ini menyangkut pelayanan TKA yang penting dan kami tidak ingin layanan ini terganggu. Karena itu, proses dilakukan bersama dengan Inspektorat Jenderal Kemnaker dan KPK. Alhamdulillah, semuanya sudah berjalan,” ujarnya.

Tindak Lanjut: Pencopotan Jabatan

Menaker menegaskan, setelah membaca rekomendasi KPK, pihak Kemnaker langsung melakukan konsultasi ke lembaga antirasuah tersebut. Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah pencopotan sejumlah pejabat yang diduga terlibat. “Kami mencopot mereka pada Februari/Maret. Untuk jumlah dan namanya ada di domain KPK. Tersangkanya termasuk ada dua orang pensiunan,” tegas Yassierli.

Perombakan Total di Direktorat TKA

Sebagai bagian dari upaya perbaikan, Yassierli menyebut pihaknya telah melakukan perombakan menyeluruh di Direktorat Pengendalian Penggunaan TKA (PPTKA). Direktur beserta jajaran staf diganti untuk menjamin pelayanan publik yang lebih bersih dan transparan. “Yang jelas, ini adalah proses kolaborasi yang sudah lama dan kita terus support KPK. Kita tunggu saja hasil penyelidikannya. Ini juga adalah hal yang membangkitkan semangat kita untuk memberikan layanan yang lebih baik,” kata Yassierli. (kom)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.