x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Dua Perempuan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Perdagangan Orang di Surabaya

WARTALENTERA - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menetapkan dua perempuan berinisial P alias I dan S alias L sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Kasus ini terungkap di sebuah rumah yang berada di Jalan Kedung Anyar, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.

Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi melakukan penggerebekan pada Sabtu (31/5), di lokasi yang diduga menjadi tempat penampungan calon pekerja migran. “Sudah ditahan dua orang, inisial P alias I dan S, alias L,” kata AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan, Kepala Seksi Humas Polrestabes Surabaya, saat dikonfirmasi di Surabaya, Senin (2/6/2025).

Satu Pelaku Tidak DitahanRina menjelaskan, dalam operasi tersebut, petugas sempat mengamankan tiga orang terduga pelaku. Namun setelah pemeriksaan, hanya dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Seorang lainnya, pria berinisial IZ, tidak ditahan karena diketahui hanya berperan sebagai penjaga rumah. “Dia (laki-laki berinisial IZ) itu penjaga di rumah itu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, para tersangka diduga akan mengirim korban ke Malaysia, namun untuk informasi lebih lanjut pihak kepolisian masih mendalami kasus ini.

Terungkap dari Laporan WargaSementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Sawahan AKP Agus Tri Subagjo menjelaskan, kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapatkan laporan dari Command Center tentang dugaan penyekapan di sebuah rumah di kawasan Jalan Kedung Anyar II. “Di lokasi, petugas menemukan dua perempuan, yakni NS dan YY, di dalam salah satu kamar,” ujar AKP Agus Tri.

Salah satu korban, lanjutnya, sempat menghubungi sebuah stasiun radio swasta untuk meminta pertolongan. Informasi itu kemudian diteruskan ke Command Center 112 dan Polsek Sawahan.

Korban Lain Juga DitemukanSelain NS dan YY, aparat juga menemukan dua pria, S dan MF, yang diduga ikut disekap selama lebih dari dua hari di rumah tersebut. “Para korban langsung kami amankan dan dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan,” imbuhnya.

Polisi saat ini masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui jaringan dan dugaan keterlibatan pihak lainnya. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu