x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Sidak Malam, KLH Segel Dua Pabrik Peleburan Logam di Serang

Editor :

WARTALENTERA-Sidak malam, KLH (Kementerian Lingkungan Hidup) segel dua pabrik peleburan logam di Kabupaten Serang, Banten, karena terbukti mencemari udara. Tindakan tegas itu dipimpin langsung oleh Menteri KLH Hanif Faisol Nurofiq dalam inspeksi malam hari, sebagai bentuk penegakan hukum lingkungan.

"Langit biru Jabodetabek harus menjadi standar baru, bukan pengecualian,” kata Hanif saat memasang papan segel dan garis pengawasan di lokasi industri, dikutip Kamis (12/6/2025). KLH menyebutkan, penyegelan dilakukan terhadap dua perusahaan.

Perusahaan pertama, berinisial JAS yang menggunakan tungku Induction Furnace dan mengoperasikan peleburan besi berkapasitas 150.000 ton per tahun. Perusahaan ini terekam mengeluarkan emisi pekat tanpa sistem pengendalian polusi yang memadai.

Adapun perusahaan kedua yang berinisial LESI terletak di Kawasan Industri Modern Cikande. Perusahaan itu pada 2023 telah direkomendasikan untuk proses hukum namun belum ditindaklanjuti.

Pada 4 Juni 2025, drone KLH merekam emisi cerobong yang diduga melampaui baku mutu udara. Hanif menegaskan, inspeksi malam hari dilakukan agar pengawasan tidak hanya administratif, tetapi menyentuh realitas operasional industri.

"Kami hadir saat industri beroperasi agar tak ada ruang kompromi. Ini tentang hak publik atas udara bersih,” tegasnya.

Penyegelan disertai pengambilan sampel udara dan limbah untuk analisis forensik lingkungan. Selain pelanggaran emisi, KLH juga menemukan praktik pembuangan limbah B3 secara ilegal.

Deputi Penegakan Hukum KLH Irjen Pol. Rizal Irawan menegaskan, unsur pidana dalam kasus ini sangat kuat. "Ini bukan pelanggaran ringan. Kami akan terus bertindak terhadap industri yang membahayakan kesehatan dan lingkungan,” yakinnya.

Langkah ini merupakan bagian dari roadmap pengawasan lingkungan terpadu KLH di kawasan industri strategis, termasuk Bekasi, Karawang, dan Tangerang. "Kami tak akan berhenti di dua perusahaan ini. KLH sedang menyusun peta jalan pengawasan menyeluruh hingga ke kawasan industri lain di Jawa,” aku Hanif lagi.

Ia juga menyerukan gerakan kolektif lintas sektor dalam membangun ekosistem pengawasan lingkungan yang adil dan kuat. "Pemerintah sebagai pengawal, masyarakat sebagai pengawas, dan media sebagai suara kebenaran,” tutupnya. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.