x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pencabutan IUP di Raja Ampat Bukti Komitmen Prabowo pada Lingkungan

WARTALENTERA – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang mencabut empat izin usaha pertambangan (IUP) nikel di wilayah Raja Ampat, Papua Barat Daya. Menurutnya, keputusan ini menjadi wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Ini merupakan bentuk konkret dari keberanian pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo untuk menunjukkan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan,” ujar Eddy dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Eddy menilai pencabutan IUP tersebut sebagai langkah strategis untuk menjaga Raja Ampat yang tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai aset ekologis dan kultural penting bagi generasi mendatang. “Sikap kami jelas, Raja Ampat harus diselamatkan dan diproteksi dari kerusakan lingkungan serta keanekaragaman hayati,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga status Raja Ampat yang sejak 2017 telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional dan kemudian diakui oleh UNESCO sebagai Global Geopark pada 25 Mei 2023. Hal ini, menurut Eddy, memperkuat urgensi melindungi kawasan tersebut dari eksploitasi sumber daya secara berlebihan.

"Keberadaan tambang nikel di kawasan ini sangat berisiko terhadap ekosistem laut yang menjadi rumah bagi ribuan spesies ikan, koral, dan biota laut lainnya. Saya mendukung penghentian permanen aktivitas pertambangan di Raja Ampat,” katanya.

Eddy juga menyampaikan bahwa kebijakan tersebut mencerminkan komitmen Indonesia untuk menjaga reputasi global sebagai negara yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip pelestarian lingkungan.

"Tujuan utamanya adalah memastikan Raja Ampat tetap menjadi destinasi wisata alam kelas dunia dengan kekayaan hayati yang luar biasa. Ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan bangsa dan dunia,” jelasnya.

Ia berharap keputusan ini menjadi preseden positif dalam pengelolaan sumber daya alam di daerah lain, agar senantiasa menempatkan prinsip keberlanjutan dan perlindungan lingkungan sebagai prioritas utama.

"Proses pencabutan IUP tersebut tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui penyelidikan dan evaluasi menyeluruh yang melibatkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Lingkungan Hidup, serta Kementerian Kehutanan," ujar Eddy.

Ia menambahkan, “Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya responsif, tetapi juga cermat dalam menimbang dampak dan legalitas aktivitas pertambangan di kawasan yang sensitif secara ekologis.”

Sebelumnya diberitakan, Presiden RI Prabowo Subianto memutuskan untuk mencabut empat izin usaha pertambangan di Kabupaten Raja Ampat. Keputusan itu diambil dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri yang digelar di Hambalang, Jawa Barat, pada Senin (9/6/2025).

Empat perusahaan yang IUP-nya dicabut yakni: PT Anugerah Surya Pratama, PT Nurham, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Kawei Sejahtera Mining. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan keputusan tersebut di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu