x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Ada Indikasi AS Bantu Tembak Jatuh Rudal Iran Saat Serang Balik Israel

WARTALENTERA - Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa pihaknya membantu menembak jatuh rudal Iran saat diluncurkan ke Israel sebagai serangan balasan. Bantuan itu dilakukan dari sistem pertahanan udara AS dan kapal perusak Angkatan Laut.

Mengutip The Washington Post, pejabat AS yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan, AS memiliki sistem pertahanan rudal Patriot berbasis darat dan sistem Terminal High Altitude Air Defense (THAAD) di Timur Tengah.

“Sistem pertahanan udara Amerika, serta kapal perusak Angkatan Laut AS di Laut Mediterania timur juga digunakan untuk menembak jatuh rudal Iran yang menuju Israel,” kata pejabat tersebut.

Selain itu, ia menjelaskan, jet tempur AS berpatroli di langit Timur Tengah dan AS mengalihkan sumber daya militernya, termasuk kapal di wilayah tersebut.

Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Amir Saeid Iravani mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB (DK PBB) pada Jumat bahwa agresi Israel terhadap Iran disengaja dan sepenuhnya didukung oleh Washington.

"Iran tidak akan melupakan bahwa rakyat kami kehilangan nyawa akibat dari serangan Israel dengan senjata Amerika. Tindakan ini merupakan deklarasi perang," kata Iravani.

Lebih lanjut Iravani mengatakan bahwa sedikitnya 78 orang tewas dan 320 lainnya terluka akibat serangan Israel terhadap Iran, yang dimulai pada Jumat dini hari, sebagai bagian dari Operasi Rising Lion. Serangan terjadi di seluruh Iran - termasuk Teheran - menewaskan pejabat tinggi militer dan ilmuwan nuklir Iran.

Iran kemudian melancarkan serangan balasan, yang dijuluki Operasi True Promise 3, terhadap target militer di Israel pada Jumat, sebagai tanggapan atas serangan Israel.

Pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei menyebut serangan Israel sebagai kejahatan dan bersumpah bahwa Israel akan menghadapi "nasib yang pahit dan mengerikan."

Sementara itu, perwakilan AS Pitt McCoy di PBB menyangkal AS terlibat dalam serangan Israel atas Iran. Ia mengatakan bahwa Amerika Serikat diberitahu tentang serangan tersebut sebelumnya tetapi tidak terlibat secara militer dalam operasi itu. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu