x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Cegah Pikun dengan Deretan Nutrisi Otak, Ini Rekomendasinya

Editor :

WARTALENTERA-Cegah pikun (demensia) saat lansia, bisa dimulai dari sekarang, dengan menjaga asupan gizi seimbang dan deretan nutrisi otak sejak dini. Nutrisi ternyata bukan hanya penting untuk kesehatan fisik, tetapi juga berperan besar dalam menjaga fungsi otak dan mencegah penurunan kognitif, termasuk demensia.

Sejumlah penelitian menunjukkan, pola makan yang tepat, kaya nutrisi tertentu, dapat membantu mengurangi risiko gangguan daya ingat alias pikun dan fungsi berpikir seiring bertambahnya usia. Demensia sendiri merupakan istilah yang menggambarkan sekumpulan gejala yang ditandai dengan penurunan fungsi otak secara signifikan, hingga mengganggu aktivitas harian seseorang.

Gejala umumnya meliputi, penurunan memori, kesulitan berkomunikasi, penurunan kemampuan berpikir logis, serta gangguan dalam mengendalikan emosi dan perilaku.

Meski hingga kini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan demensia, berbagai upaya pencegahan bisa dilakukan, terutama melalui pola hidup sehat dan konsumsi nutrisi yang tepat.

Melansir laman Eating Well, Jumat (20/6/2025), para ilmuwan dari Universitas Columbia melakukan studi terhadap lebih dari 6.000 peserta dalam program Health and Retirement Study di AS (Amerika Serikat). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kandungan gizi yang memiliki hubungan dengan penurunan risiko demensia.

Lima jenis nutrisi ditemukan berkaitan dengan penurunan risiko demensia, yaitu isorhamnetin (flavonol), mangan, serat pangan, serta dua bentuk vitamin E: beta tokoferol dan beta tokotrienol.

Isorhamnetin yang termasuk kelompok flavonol ini banyak ditemukan dalam buah dan sayuran seperti apel, pir, anggur hijau, ceri, serta dalam makanan seperti kacang almond dan biji bunga matahari. Kandungan ini berperan sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel otak dari kerusakan.

Mangan juga memiliki efek antioksidan dan ditemukan dalam sayuran hijau, biji-bijian, dan kacang-kacangan. Zat ini penting untuk metabolisme serta menjaga sistem imun tubuh.

Vitamin E, baik dalam bentuk tokoferol maupun tokotrienol, membantu mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas. Makanan kaya vitamin E antara lain bayam, brokoli, bibit gandum, serta berbagai jenis kacang dan minyak nabati.

Jika merasa asupan makanan harian belum mencukupi kebutuhan gizi tersebut, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah menyesuaikan pola makan. Mengganti camilan tinggi gula atau garam dengan segenggam kacang atau buah beri, misalnya, bisa menjadi cara sederhana yang berdampak besar dalam jangka panjang.

Selain gizi, kesehatan otak juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti kualitas tidur, tingkat stres, serta aktivitas fisik. Oleh karena itu, menjaga gaya hidup secara menyeluruh menjadi kunci untuk mencegah penurunan fungsi otak dan risiko demensia di masa mendatang. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.
Jumat, 23 Okt 2026 21:05 WIB

Tingkatkan Pertumbuhan Ekosistem Kreatif Nasional, Bank Artha Graha Internasional Gandeng WCCE 2026

Bank Artha Graha Internasional menjadi mitra strategis dalam ajang The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026.