x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Target RI Swasembada Gula 2028, Pembenahan dari Hulu ke Hilir

Editor :

WARTALENTERA-Target RI swasembada gula pada 2028, pembenahan dari hulu ke hilir. Tujuan swasembada gula diharapkan negara bisa memenuhi semua kebutuhan gula dari produksi dalam negeri sendiri, tanpa impor.

"Targetnya tahun depan sudah swasembada ya. Oke, paling lambat 2027. Jadi ini akan kita kejar dan insyaAllah nanti hasilnya bisa seperti beras, harganya baik, semua bisa diuntungkan," ujar Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming, saat menghadiri Panen Raya dan Tanam Tebu Perdana di Kebun Tebu Jolondoro, Banyuwangi, Senin (23/6/2025).

Wapres juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo memberikan dukungan penuh terhadap program swasembada pangan, termasuk gula, dan secara rutin memantau langsung progresnya dalam rapat terbatas bersama kementerian terkait. "Ini komitmen dari pemerintah, komitmen dari Pak Presiden Prabowo untuk swasembada pangan ini benar-benar menjadi fokus utama," ucap Wapres.

Merespons harapan pemerintah, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara Mahmudi memaparkan tantangan dan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan rendemen (persentase kadar gula yang berhasil diekstrak dari tebu yang digiling). Salah satu kendala utama adalah rendahnya komposisi varietas tebu masa awal dan kondisi tanaman yang sebagian besar masih harus dibongkar ulang oleh petani.

Untuk itu, dilakukan percepatan program peremajaan melalui pelatihan khusus dan penguatan sistem kemitraan. Dukungan teknologi juga terus ditingkatkan melalui digitalisasi sistem distribusi, pemantauan berbasis satelit, serta penerapan mekanisasi pertanian.

"Kami sudah melakukan pembangunan platform ekosistem tebu rakyat melalui platform digital. Di situ ada pengajuan KUR, ada marketplace, ada layanan pupuk dan servis lainnya, agar lebih praktis dan transparan. Bahkan pemantauan tebu rakyat kini bisa dilakukan melalui satelit, untuk melihat kesehatan tanaman dan progres pekerjaannya," jelasnya, dikutip Selasa (24/6/2025).

Sementara itu, Mentan (Menteri Pertanian) Andi Amran Sulaiman menyebutkan, bahwa pemerintah telah menyusun Roadmap Swasembada Gula Nasional yang ditargetkan pada 2028 terwujud Swasembada Gula Konsumsi. Tak hanya itu, pada tahun 2030 juga akan terwujud Swasembada Gula Nasional dan Kebutuhan Industri serta pemenuhan bioetanol sebagai bahan bakar nabati (biofuel).

Mentan menegaskan komitmen Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mengakselerasi swasembada gula lebih cepat dengan melakukan pembenahan pada sektor gula, mulai dari hulu ke hilir. "Kami lakukan pembenahan total dari hulu ke hilir," kata Mentan, dikutip Selasa (24/6/2025).

Mentan menambahkan, pembenahan dilakukan mulai dari benih, pola tanam, sistem hilirisasi, sampai pada aspek penjualan. "Tujuannya sederhana petani harus diberi ruang untuk untung. Kalau petani rugi, mereka jera menanam,” ujar Amran.

Seperti diketahui, berdasarkan taksasi awal tahun 2025, produksi gula diperkirakan sebesar 2,901 juta ton yang dihasilkan dari luas areal 538.168 hektare. Tren produksi rata-rata pencapaian realisasi selama 5 tahun sebesar 95 persen dari taksasi awal sehingga diperkirakan total produksi tahun 2025 sebesar 2,75 juta ton, tertinggi dalam 5 tahun terakhir.

Terkait untuk mengakselerasi target swasembada, pemerintah melakukan strategi intensifikasi melalui bongkar ratoon seluas 275 ribu hektare hingga 2027, disertai intervensi benih unggul, perbaikan irigasi, dan pupuk yang tepat sasaran. Langkah ini akan diperkuat dengan perluasan areal tebu seluas 500 ribu hektare (200 ribu hektare inti dan 300 ribu hektare plasma) serta pembangunan dan reaktivasi 10 unit pabrik gula di Jawa dan luar Jawa.

"Investasi di sektor ini akan menciptakan dampak berganda, dari peningkatan produksi, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan ekonomi nasional,” tuntasnya. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.