x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pendapatan Menurun, KFC Catatkan Rugi Bersih Rp796,71 Miliar

Editor :

WARTALENTERA – Restoran cepat saji KFC mencatatkan rugi bersih sebesar Rp796,71 miliar sepanjang 2024. Pendapatan induk KFC Indonesia juga turun 17,84 persen dari Rp5,93 triliun menjadi Rp4,87 triliun.

Hal ini terlihat dalam laporan keuangan PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) sebagai emiten pengelola KFC, seperti dikutip dari Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (28/6/2025).

Fast Food mencatat rugi bersih sebesar Rp 796,71 miliar sepanjang tahun 2024. Angka ini tercatat membengkak 91,67 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yakni sebesar Rp415,64 miliar.

Di sisi lain, total pendapatan induk KFC Indonesia juga mengalami penurunan menjadi Rp4,87 triliun pada tahun 2024. Terhitung turun 17,84 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp5,93 triliun.

Kiprah pengelola KFC Indonesia tahun ini juga tercatat beragam, baik dari segi pergerakan saham maupun aksi korporasi yang dilakukan. Beberapa perusahaan raksasa juga turut mengguyur modal untuk Fast Food.

Berdasarkan data perdagangan RTI Business, saham FAST tercatat menguat 1,25 persen ke level Rp268 per lembar. Namun jika dilihat dari pergerakan sepekan terakhir, saham FAST anjlok 8,22 persen. Sementara jika dilihat sebulan terakhir, saham FAST merosot lebih dalam sebesar 23,45 persen.

Di sisi lain, investor asing juga dilaporkan kabur dari saham FAST. Berdasarkan data net foreign sell atau aksi jual bersih investor asing, tercatat dana yang kabur sebesar Rp9,93 miliar.

Namun begitu, Fast Food terlihat mulai melakukan pembenahan yang tercermin dari aksi korporasi penerbitan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) hingga memperoleh fasilitas kredit ratusan miliar.

Pada 28 Mei lalu, perseroan tercatat menerima suntikan modal sebesar Rp40 miliar dari emiten Grup Salim PT Indoritel Makmur International Tbk (DNET) melalui skema PMTHMETD.

Terbaru, perseroan menerima fasilitas kredit dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar-besarnya senilai Rp925 miliar. Fasilitas kredit ini terbagi menjadi tiga perjanjian, yakni Perjanjian Kredit Investasi Refinancing, Kredit Term Loan, dan Kredit Modal Kerja Non Rekening Koran, dan Akta Perjanjian Gadai atas Rekening. (inx)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.