x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Pagi Ini, 10 Ribu Kendaraan Serbu Jalan Raya Puncak Bogor

WARTALENTERA - Arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada pagi ini kembali mengalami kepadatan. Hingga pukul 08.00 pagi tadi, tercatat sebanyak 10 ribu kendaraan masuk Jalan Raya Puncak.

Demikian disampaikan KBO Satlantas Polres Bogor Ardian Novianto, Sabtu (28/6/2025). Ia juga mengatakan, untuk kendaraan yang meninggalkan Jalan Raya Puncak sebanyak 3 ribu, sehingga total sebanyak 13 ribu kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.

"Kemudian dengan yang turun itu 3 ribu kendaraan. Sehingga masih dominan yang akan menuju ke Puncak," jelasnya.

Ardian mengatakan secara kasat mata, jumlah tersebut cenderung lebih sedikit dibandingkan kemarin.

"Sampai dengan pukul 09.00 WIB berdasarkan pengamatan visual memang sedikit ada penurunan. Secara data juga tadi kami ambil pukul 08.00 WIB dibanding Jumat kemarin terjadi penurunan kurang lebih 28 persen," ungkapnya.

Dijelaskan, tercatat jumlah kendaraan yang masuk Jalan Raya Puncak sampai pukul 08.00 WIB mencapai 14 ribu. Namun, pihaknya terus melakukan pemantauan berkala.

"Untuk di hari Jumat kemarin, kendaraan yang sudah masuk sampai pukul 08.00 WIB mencapai 14 ribu kendaraan. Sehingga kami masih melihat hingga 2 jam ke depan, kita akan selalu update untuk counting data kendaraan yang masuk," pungkasnya.

Sebelumnya, Polisi memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem satu arah atau one way di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat. One way diberlakukan dari Jakarta menuju Puncak.

Diketahui, lalu lintas di Simpang Gadog tampak padat. Kendaraan didominasi oleh roda empat atau lebih. Pengendara hanya bisa melaju pelan, tak sampai 20 km/jam.

Kasatlantas Polres Bogor, AKBP Ardian Novanto, menyebut terjadi kepadatan di Tol Jagorawi yang sudah mencapai tiga kilometer. Ia berharap sistem tersebut bisa mengurai kepadatan itu.

"Saat ini kami sedang melaksanakan rekayasa sistem satu arah dari Jakarta menuju Puncak. Pertimbangannya kami ambil saat melaksanakan ganjil-genap tadi pagi mulai pukul 06.00 WIB. Itu imbas dari penerapan ganjil-genap, antreannya mencapai 3 km dari Simpang Gadog," kata Ardian. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu