x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

8 Penyakit Efek Kemarau Basah yang Perlu Diwaspadai

WARTALENTERA - Hujan yang turun saat musim kemarau atau yang biasa disebut kemarau basah, dapat memberikan beberapa dampak kesehatan bagi tubuh manusia. Meski di sisi lain, kemarau basah juga berdampak positif bagi lingkungan, diantaranya mengatasi krisis air.

Lalu, apa saja efek negatif kemarau basah untuk kesehatan tubuh? Simak ulasan berikut yang dikutip dari berbagai sumber:

Pertama, perubahan suhu yang drastis saat kemarau basah bisa memicu serangan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama pada anak-anak dan lansia. Lalu yang kedua, genangan air yang terjadi setelah hujan dapat menjadi tempat berkembang biak nyamu Aedes Agypti sebagai vector Demam Berdarah Dengue (DBD).

Ketiga, diare dan penyakit pencernaan juga bisa menjadi ancaman, terutama pada anak-danak dan orang tua. Penyakit ini salah satunya disebabkan oleh air yang terkontaminasi bakteri.

Selanjutnya, genangan air akibat hujan juga berisiko terhadap Leptospirosis, yakni penyakit yang disebabkan oleh bakteri melalui air kencing hewan, seperti tikus. Biasanya risiko ini akan meningkat saat banjir.

Penyakit kelima yang perlu diwaspadai saat kemarau basah adalah gatal-gatal dan infeksi jamur. Ya, risiko terkena penyakit kulit bisa saja terjadi akibat kelembaban tinggi akibat hujan di musim kemarau.

Kemudian, kemarau basah juga kerap membuat tubuh mudah lelah. Hal ini karena perubahan suhu yang terjadi secara drastis.

Yang ketujuh, kemarau basah juga meningkatkan risiko penyakit mata, mulai dari iritasi atau mata kering. Hal ini disebabkan udara lembab dan debu yang beterbangan.

Nah, risiko kedelapan adalah alergi. Buat yang memiliki riwayat alergi, hujan di musim kemarau dapat memperburuk keadaan, maka pastikan stok obat alergi selalu tersedia.

Semua risiko penyakit tersebut dapat diminimalisasi dengan cara menerapkan gaya hidup sehat. Tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan untuk untuk mencegah penyebaran penyakit.

Perbanyak juga konsumsi air bersih dan aman, kenakan pakaian yang tepat dan dapat melindungi tubuh dari paparan air hujan. Jangan lupa berolahraga dan istirahat yang cukup. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu