x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Nelayan Hilang di Laut Pangandaran, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

WARTALENTERA - Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Batu Bodas, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sejak Sabtu (28/6). Hingga Sabtu ini, pencarian belum membuahkan hasil.

"Untuk saat ini (hasil) pencarian masih nihil," kata Komandan Tim Rescue Pos SAR Pangandaran Edwin Purnama, saat dihubungi melalui telepon seluler di Pangandaran, Sabtu.

Kronologi Hilangnya Nelayan

Peristiwa ini bermula ketika dua nelayan, yakni Yadi Atma (54) dan Yogi Mustofa (20), dilaporkan hilang saat mencari lobster di kawasan Cagar Alam Pangandaran, tepatnya di sekitar perairan Batu Bodas.

Sebelumnya, tiga nelayan asal Pangandaran tengah mencari ikan secara tradisional menggunakan perahu dan jaring. Saat berada di tengah laut, mesin perahu mengalami kerusakan, ditambah arus dan gelombang kuat yang memisahkan ketiganya.

Salah satu nelayan berhasil berenang ke darat dan selamat. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Setelah laporan diterima, tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk mencari dua nelayan yang hilang.

Satu Korban Ditemukan, Satu Masih Hilang

Pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Kamis (3/7/2025) ketika tim SAR berhasil menemukan Yadi Atma dalam keadaan meninggal dunia. Korban lalu dibawa ke rumah sakit sebelum diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan. "Kita berupaya semaksimal mungkin dalam pencarian. Baru satu yang diketemukan atas nama Yadi Atma," kata Edwin.

Sementara itu, pencarian terhadap Yogi Mustofa masih terus dilakukan. Hari ini merupakan hari ketujuh atau hari terakhir pencarian sesuai standar operasional prosedur (SOP) Basarnas.

Upaya Maksimal Pencarian

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dengan berbagai metode, baik melalui laut maupun darat. Pencarian dilakukan dengan perahu jukung, Waverunner, hingga penyelaman. Tim juga menyusuri garis pantai untuk memperluas area pencarian. "Pencarian dengan menggunakan alat perahu jukung, Waverunner dan dilakukan penyelaman," ujar Edwin.

Tim berharap kondisi cuaca dan arus laut memungkinkan korban segera ditemukan. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu