x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tunggu Perkembangan Penyidikan, KPK Tak Akan Lepas Nadiem Makarim

Editor :

WARTALENTERA-Tunggu perkembangan penyidikan, KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) tak akan lepas Nadiem Makarim. Pasalnya, Nadiem merupakan orang yang seharusnya memantau pengadaan tersebut saat menjabat sebagai menteri.

"Kita tunggu perkembangan penanganan perkara ini, nanti akan kami sampaikan update berikutnya seperti apa,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (22/7/2025).

Budi menambahkan, pemeriksaan saksi merupakan kewenangan penyelidik. Pemanggilan Nadiem dilakukan jika ada informasi yang mengarah kepadanya dan harus dikonfirmasi oleh penyelidik.

Budi memastikan KPK tidak akan pandang bulu dalam pemanggilan saksi. Permintaan keterangan ditujukan untuk memperjelas perkara.

"Tentunya dalam prosesnya, KPK akan melakukan permintaan keterangan kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui dari konstruksi perkara tersebut,” ucap Budi. Ia masih enggan memerinci kronologi dalam kasus rasuah ini.

Sebab, kerahasiaan tahapan penyelidikan berbeda dengan penyidikan. "Belum bisa kami sampaikan secara detail, jadi kita tunggu saja,” ujar Budi.

Sebelumnya, KPK membuka penyelidikan dugaan rasuah pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek. Perkara itu awalnya terkait pengadaan sistem Chromebook, dan Google Cloud, namun, harus dipisah karena sudah ditangani Kejaksaan Agung (Kejagung).

Chromebook sudah pisah (ditangani Kejagung), ada Google Cloud dan lain-lain (yang masih ditangani KPK), bagian dari itu,” kata pelaksana tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam keterangannya di Jakarta, dikutip pada Selasa (22/7/2025).

KPK tidak bisa mengusut kasus korupsi yang sudah ditangani penegak hukum lain. Kejagung sudah menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan sistem Chromebook, sehingga perkaranya harus dipisah dengan Google Cloud. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.