x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Mangkir Bayar Royalti, 500 Tempat Hiburan Terancam Kena Sanksi

Editor :

WARTALENTERA-Mangkir bayar royalti, 500 tempat hiburan terancam kena sanksi. Ketua Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) Dharma Oratmangun mengungkapkan, bahwa lebih dari 500 tempat hiburan, termasuk rumah karaoke, bioskop, hingga restoran terancam diproses hukum karena mangkir dari kewajiban pembayaran royalti hak cipta.

Selain itu, sebanyak 154 event organizer (EO) juga telah menerima somasi dari LMKN. "Perlu saya sampaikan, bukan hanya Mie Gacoan di Bali, saat ini ada 500 lebih tempat hiburan, seperti karaoke, bioskop, yang tidak patuh dalam membayar royalti. Dari data kita juga ada 154 EO yang kita somasi karena tidak mau bayar. Kita segera tingkatkan ke pengadilan juga," kata Dharma, Rabu (23/7/2025).

Dharma mengatakan, semua data pelanggar sudah dikantongi dan telah disampaikan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Menurutnya, mayoritas pelanggar terdapat di pulau Jawa, meskipun ada juga dari daerah lain.

"Kemarin saya sudah lapor ke MK dan MK minta nama-nama semua, ya kita sampaikan. Dan mereka yang melanggar ini sudah bertahun-tahun kita ingatkan. Jadi kalau mereka tetap tidak bayar, ya kita proses hukum, baik perdata maupun pidana," tegasnya.

Dharma juga menyesalkan masih rendahnya kesadaran pelaku usaha dalam membayar royalti, padahal tarif yang diberlakukan di Indonesia disebutnya sebagai yang paling rendah di dunia dan sudah diatur resmi dalam peraturan pemerintah. "Saya bilang tarif royalti kita paling rendah sedunia, dan kita juga punya kebijakan tarif khusus untuk UMKM," imbuhnya.

Berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kepmenkumham) Nomor HKI.2.0T.03.01-02 Tahun 2016. Tarif royalti bagi pihak pengelola tempat dan jenis kegiatan, antara lain Rp500 ribu per hari untuk penyelenggaraan seminar dan konferensi komersial sebesar.

Lalu untuk tarif royalti restoran dan kafe ditentukan berdasarkan tiap kursi pertahun dengan besaran harga Rp60 ribu untuk royalti pencipta maupun royalti hak terkait. Sedangkan tarif royalti pub, bar dan bistro ditentukan tiap meter persegi per tahun dengan besaran Rp180 ribu per meter persegi pertahun untuk royalti pencipta maupun royalti hak terkait.

Kemudian, tarif royalti bagi klab malam dan diskotek ditentukan tiap meter persegi per tahun dengan besaran Rp250 ribu per meter persegi pertahun untuk royalti pencipta, serta Rp180 ribu per meter persegi pertahun untuk royalti hak terkait. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.