x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Polisi Selidiki Kasus Bayi dalam Karung di Cipayung, Empat Saksi Diperiksa

Editor :

WARTALENTERA – Kasus penemuan jasad bayi dalam karung di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, terus diselidiki pihak kepolisian. Hingga Kamis (31/7/2024), Kepolisian Sektor (Polsek) Cipayung telah memeriksa empat orang saksi guna mengungkap identitas pelaku yang diduga membuang bayi tersebut.

"Saksi sudah kami periksa sebanyak empat orang untuk menyelidiki siapa sebenarnya pelaku yang membuang jasad bayi," kata Kapolsek Cipayung Kompol Dwi Susanto di Mapolsek Cipayung, Kamis (31/7/2025).

Dijelaskan Dwi, keempat saksi tersebut merupakan warga sekitar yang berada di lokasi kejadian saat penemuan jasad bayi. "Iya semuanya warga sekitar, mereka ada di TKP, melihat langsung juga jasad bayi yang dibungkus karung," ujarnya.

Namun, hasil pemeriksaan sementara belum memberikan petunjuk yang kuat mengenai pelaku pembuangan bayi tersebut. "Ya memang keterangan warga sempat menyebut ada orang mencurigakan di lokasi, tapi di sana tidak ada CCTV jelas, jadi masih kami dalami," ungkap Dwi.

Ia juga menjelaskan bahwa kondisi jasad bayi yang ditemukan menunjukkan bahwa korban sudah meninggal selama dua hari sebelum ditemukan. "Setelah kami dapat laporan, kami langsung ke TKP. Bayi sudah terbungkus dalam karung, kira-kira sudah dua hari. Setelah ditemukan, kami minta ambulans dan saya langsung bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Sekarang ada di kamar jenazah," jelasnya.

Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat memastikan jenis kelamin bayi karena jasad masih terbungkus rapat. "Kelihatan cuma bagian kepala saja, jadi kami belum bisa pastikan jenis kelaminnya. Kasus masih kita selidiki lagi, untuk apa membuang atau pelakunya yang membuang bayi tersebut," tambahnya.

Sebelumnya, laporan dari pengurus RT menyebut adanya dua orang tak dikenal yang sempat terlihat masuk ke area pemakaman beberapa waktu sebelum jasad bayi ditemukan.

"Belum ada yang dicurigai, tapi memang ada laporan dari warga, katanya dua orang masuk ke lokasi pemakaman. Area itu buntu, pas keluar mereka ditegur warga, tapi jawabnya cuma ‘dari dalam’ lalu pergi,” kata Sekretaris RT 06/RW 06 Kuswantoro (52) di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Kuswantoro mengungkapkan bahwa ia mendapat laporan dari warga sekitar pukul 17.30 WIB terkait penemuan bayi dalam karung. Lokasi penemuan berada di area kebun yang juga menjadi bagian dari lahan pemakaman keluarga milik warga.

Penemuan jasad bayi ini sempat viral di media sosial. Dalam sebuah video yang tersebar melalui akun Instagram @info_lubang_buaya, terlihat seorang warga membuka karung yang tergeletak di bawah pohon pisang dan mendapati jasad bayi di dalamnya. Warga sontak terkejut melihat isi karung tersebut. Berdasarkan informasi dari warga, jasad bayi itu diduga sudah berada di tempat kejadian perkara selama dua hari sebelum ditemukan. (kom)

Berita Terbaru
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.