x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Cegah Karhutla, Pemerintah Terjunkan 195 Personel Amankan Kalbar

Editor :

WARTALENTERA-Cegah Karhutla (kebakaran hutan dan lahan), pemerintah terjunkan 195 personel amankan Kalbar (Kalimantan). Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurrofiq menegaskan, musim kemarau Agustus 2025 rawan memicu titik panas.

Ia menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif semua pihak yang berhasil menjaga Kalbar tetap bersih dari hotspot. "Terima kasih sudah menjaga Kalimantan Barat dari titik hotspot," kata Hanif dalam keterangannya, dikutip Senin (4/8/2025).

Ia mengingatkan, seluruh pihak agar tidak lengah dan tetap siaga menghadapi musim kering. Sebanyak 195 personel dilepas dari unsur pemerintah, swasta, dan masyarakat peduli api.

Mereka akan bertugas di lapangan dengan dilengkapi truk pompa, mobil pemadam, dan mesin pompa bertekanan tinggi. "Musim kemarau di Kalbar diprediksi berlangsung hingga Agustus 2025,” ucap Hanif.

Ia menyebut, tim akan fokus pada patroli, pembasahan lahan gambut, deteksi dini, serta sosialisasi langsung ke masyarakat. Hanif menegaskan, pentingnya upaya pencegahan sebagai strategi utama.

Langkah ini sesuai arahan Presiden RI agar mitigasi dilakukan sejak dini. "Mitigasi harus diperkuat, mulai dari penegakan hukum pembakaran lahan hingga pembasahan lahan gambut lewat sekat kanal," ujarnya.

Ia juga mendorong riset tanam tanpa bakar dan sosialisasi Perda Nomor 1 Tahun 2022. Kalbar memiliki luas wilayah sekitar 14,7 juta hektare, dengan 2,7 juta hektare di antaranya lahan gambut.

Luas tersebut mencakup 19 persen wilayah provinsi yang sangat rawan terbakar. "Lahan gambut jika terbakar membutuhkan upaya luar biasa untuk memadamkannya,” ulasnya.

Ia juga menekankan, bahwa pencegahan jauh lebih efektif daripada penanggulangan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi capaian signifikan dalam penanganan Karhutla yang menurun drastis sepanjang tahun ini.

Penurunan tersebut disebut sebagai hasil kerja keras lintas kementerian dan lembaga terkait. Apresiasi itu disampaikan Prabowo dalam rapat terbatas yang digelar secara virtual dari Hambalang, Bogor, Jawa Barat (Jabar) seperti dilaporkan akun resmi Sekretariat Kabinet RI, Minggu (3/8/2025).

"Presiden mengapresiasi upaya Kementerian Lingkungan Hidup, kementerian terkait lainnya, dan tim penanggulangan karhutla,” tulis Sekretariat Kabinet.

Berdasarkan data terbaru per 1 Agustus 2025, luas karhutla tercatat 8.955 hektare, turun 33,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 376.805 hektare.

Namun, Prabowo tetap mengingatkan tim agar tidak lengah, mengingat musim kemarau diprediksi berlanjut hingga akhir Agustus, yang berisiko meningkatkan potensi kebakaran, terutama di wilayah rawan.

"Penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran harus tetap dijalankan,” tegas Prabowo. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.