x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

CKG Sekolah Jadi Pilar Awal Cetak Generasi Emas 2045

Editor :

WARTALENTERA – Deputi Bidang Koordinasi Informasi dan Evaluasi Komunikasi Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Fritz Edward Siregar menyebut Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah merupakan salah satu fondasi utama dalam mempersiapkan Generasi Emas 2045.

“CKG adalah salah satu siklus pemerintah membangun dan mempersiapkan generasi emas,” ujar Fritz dalam peluncuran Program CKG Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Jakarta Selatan, Senin (4/8/2025).

Fritz menjelaskan, CKG Sekolah adalah kelanjutan dari program CKG yang telah dimulai sejak 10 Februari 2025, sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto di sektor kesehatan.

“CKG kan terus berlanjut. Kalau di awal tahun di puskesmas, sekarang kita mulai di seluruh Indonesia, khususnya di sekolah mulai dari SD, SMP, SMA, dan sederajat,” kata Fritz.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Letjen (Purn) Anto Mukti (AM) Putranto menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung anak menjalani pemeriksaan kesehatan, apalagi program ini bersifat gratis dan jemput bola. “Orang tua perlu dikomunikasikan tujuan cek kesehatan untuk apa. Agar orang tua antusias memeriksakan anaknya,” tegasnya.

Pelaksanaan CKG Sekolah di MIN 8 Jakarta Selatan diikuti oleh 617 siswa, dibantu 30 petugas kesehatan dari Puskesmas Kelurahan Srengseng Sawah dan Puskesmas Jagakarsa.

Terdapat 13 jenis pemeriksaan kesehatan untuk jenjang sekolah dasar dan sederajat. Pemeriksaan mencakup status gizi, kebiasaan merokok (kelas 5–6), aktivitas fisik (kelas 4–6), tekanan darah, gula darah, tuberkulosis, telinga, mata, gigi, kesehatan jiwa, hepatitis B, kesehatan reproduksi (kelas 4–6), dan riwayat imunisasi (kelas 1).

Program CKG Sekolah merupakan bagian dari Asta Cita dan transformasi sistem kesehatan nasional, yang berfokus pada upaya promotif dan preventif. Pemeriksaan dilakukan secara gratis minimal satu kali setahun, dengan target menjangkau 60 juta penerima manfaat pada 2025, hingga seluruh rakyat Indonesia secara bertahap.

Program ini dilakukan melalui Puskesmas, Posyandu, sekolah, klinik BPJS, kantor, komunitas, serta terhubung digital melalui SATUSEHAT Mobile dan WhatsApp Kemenkes.

Hingga 30 Juli 2025, lebih dari 15 juta warga telah menerima manfaat dari program CKG. Mulai Juli, program ini menyasar 53 juta siswa SD–SMA di 282.000 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia. (kom)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.