x  skyscraper
x  skyscraper

Lewat Jalur Publikasi Terakui, Mahasiswa ITS Lulus Tanpa Skripsi

WARTALENTERA-Lewat jalur publikasi terakui, mahasiswa ITS (Institut Teknologi Sepuluh Nopember) lulus tanpa skripsi. Adalah Bima Surya Samudra, mahasiswa dari Departemen Manajemen Bisnis, menjadi satu-satunya lulusan yang dinyatakan lulus tanpa skripsi melainkan melalui publikasi terakui, sebagaimana pernah dilakukan ITS pada 2020 lalu.

Penelitian Bima bertajuk "The Use of Generative AI in Workplace: Driving Factors, Barriers, and Benefits" ini digarapnya selama kurang dari dua tahun. Penelitian yang terindeks Scopus pada konferensi internasional IEEE TEMSCON ASPAC 2024 tersebut pula lah yang berhasil membawa Bima menjadi salah satu wisudawan pada Wisuda ke-132 ITS mendatang.

Melansir laman resmi ITS, Selasa (12/8/2025), Bima mengungkapkan bahwa penyusunan penelitian ini dilakukan sebagai upaya untuk menggali potensi Generative Artificial Intelligence (Gen AI). Ia menjelaskan, adopsi kecerdasan buatan semakin meluas dan dimanfaatkan dalam mendukung produktivitas, efisiensi, serta pengambilan keputusan di dunia kerja.

Meski demikian, Bima menilai pemanfaatan Gen AI di Indonesia masih memerlukan pemahaman yang lebih mendalam. Untuk menjawab permasalahan tersebut, lelaki berkacamata itu melakukan studi untuk menyelidiki potensi penggunaan Gen AI di tempat kerja dengan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT).

Survei pada penelitiannya dilakukan secara daring dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Penelitian ini berhasil menghimpun data dari 150 responden yang berasal dari berbagai sektor, termasuk perusahaan swasta, BUMN, BUMD, perusahaan multinasional, hingga instansi pemerintah.

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukannya, Bima menjelaskan bahwa harapan kinerja dan keadaan fasilitas secara signifikan mendorong adopsi Gen AI. Di sisi lain, kinerja usaha kurang berperan dan pengaruh sosial memberikan pengaruh moderat.

Analisis data menggunakan PLS-SEM menunjukkan bahwa 58,4 persen varians niat penggunaan dapat dijelaskan oleh keempat konstruk UTAUT tersebut. Lebih lanjut, Bima juga menyampaikan potensi besar penelitiannya dalam memberikan rekomendasi praktis dan aplikatif bagi para pemangku kepentingan, khususnya di sektor manufaktur dan jasa.

Dirinya berharap, hasil temuannya dapat menjadi dasar dalam merumuskan langkah strategis untuk mengoptimalkan kolaborasi antara manusia dan teknologi. “Rumusan strategis ini penting untuk menghadapi dinamika transformasi digital yang tak bisa dihindari,” terangnya.

Di balik pencapaian ini, Bima mengurai perjuangan panjang yang dilewatinya sebagai penulis pertama dalam publikasi tersebut. Bima mengakui bahwa proses penyusunan publikasi ilmiah ini penuh tantangan, baik secara teknis maupun akademis. Namun, berbagai kendala tersebut berhasil ia lewati berkat pendampingan intensif dari dua pembimbingnya, yaitu Wakil Rektor III ITS Imam Baihaqi dan dosen Manajemen Bisnis ITS Fadila Isnaini.

Lewat pencapaiannya ini, putra tunggal dari Indrarian Polii dan Sri Wahyuning Illahi tersebut membuktikan bahwa ambisi, ketekunan, dan kemampuan dapat membawa kesuksesan. Ia menekankan bahwa yang terpenting bukanlah bentuk akhir dari tugas akhir, melainkan dampak nyata yang dihasilkan dari penelitian tersebut.

"Bagi saya, bukan soal lulus dengan skripsi atau tidak, melainkan bagaimana hasilnya bisa memberi manfaat nyata bagi banyak orang,” tuntasnya. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu