x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Atap SDN 6 Kedaung Tiba-Tiba Ambruk, 11 Murid Sempat Terjebak di Reruntuhan

Editor :

WARTALENTERA-Atap SDN 6 Kedaung tiba-tiba ambruk, 11 murid sempat terjebak di reruntuhan. Pagi itu, para murid sedang berada di teras sekolah.

Mereka sedang bersiap menggambar untuk lomba dalam rangka peringatan HUT ke-80 RI. Kegiatan lomba menggambar sebenarnya dilakukan di luar kelas (teras).

Tiba-tiba, sekitar pukul 09.30, ada suara keras di atas kepala mereka, atap sekolah runtuh. Sebelas anakpun sempat terjebak dalam kelas yang atapnya runtuh.

"Dua murid luka berat dan sembilan anak luka ringan," kata Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Kedaung Dalam 2, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rusdi, Kamis (14/8/2025). Beberapa murid yang luka-luka segera dilarikan ke Puskesmas dan rumas sakit terdekat.

Siswa yang luka parah sudah dirawat di RS Sari Asih Sangiang, Tangerang. Tiga hari terakhir di wilayah Mauk, Tangerang memang dilanda hujan dan angin.

Cuaca ekstrem itu membuat bangunan SDN itu rusak. Bangunan tersebut sebenanya relatif baru.

Hal ini bisa dilihat dari kerangka atap yang terbuat dari baja ringan. Mungkin karena wilayah tersebut dalam tiga hari ini diguyur hujan dan angin, maka bangunan tersebut menjadi rapuh.

Mendapat laporan adanya atap sekolah yang ambruk, Bupati Tangerang segera memerintahkan petugas Dinas Tata Ruang Lokalistik memeriksa bangunan. Hasilnya, bangunan lain dinyatakan berbahaya dan tidak layak untuk digunakan kegiatan sekolah.

Kegiatan belajar mengajar di seluruh SD itu terpaksa dihentikan. Anak-anak belajar di tempat lain.

Memang hanya dua kelas yang runtuh, tapi bangunan yang lainnyapun dinilai berpotensi untuk runtuh. "Siswa-siswi harus pindah dulu sekolahnya. Kita sudah cek semuanya, ternyata semuanya ini harus direhab," ujar Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, Kamis (14/8/2025).

Ia menambahkan, renovasi SDN Kedung Dalam 2 tidak hanya pada dua ruang kelas yang ambruk. "Sepertinya harus semua, tidak hanya 2-3 unit ruangan saja, harus semua dilaksanakan perbaikan," ulasnya.

Menurut rencana, seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 SDN 6 Kedung Dalam 2 dan Kedung Dalam 1, akan dipindahkan sementara. Kegiatan sokolah akan diatur kemudian.

"Nanti diatur oleh kepala sekolah agar mereka tetap belajar mengajarnya jalan, tapi juga aman," sebutnya. Ia menambahkan, biaya untuk proses renovasinya akan dilakukan melalui dana program 'Customer Service Relation' (CSR) perusahaan swasta maupun dengan APBD Perubahan 2025.

"Ini sebagai upaya kita mempercepat proses pembangunan," ucapnya. Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri 6 Kedung Dalam 2, Mauk, Kabupaten Tangerang memang sudah saatnya direnovasi.

Pemkab Tangerang telah memasukkan sekolah itu masuk dalam daftar renovasi bangunan yang akan dikerjakan Oktober 2025. Jumlah Sekolah Dasar di Kabupaten Tangerang adalah 766 unit, Kota Tangerang 88 unit, Kota Tangerang Selatan 345 unit baik negeri maupun swasta. (sic)

Berita Terbaru
Jumat, 18 Sep 2026 21:02 WIB

Warga Rempang Berharap Sekolah Terintergrasi Merah Putih Segera Berdiri

Warga Rempang menantikan kehadiran sekolah terintegrasi Merah Putih.
Kamis, 17 Sep 2026 22:19 WIB

Operasi Pencarian Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) gabungan terhadap lima jurnalis yang hilang di perairan Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, resmi dihentikan.
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.