x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

KKP Amankan Kapal Ikan Ilegal Filipina di Samudera Pasifik

Editor :

WARTALENTERA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berhasil menangkap satu Kapal Ikan Asing (KIA) berbendera Filipina yang diduga melakukan penangkapan ikan secara ilegal di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 717, Samudera Pasifik bagian utara Papua.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono atau Ipunk, menyebut penangkapan ini sebagai capaian terbesar dalam satu dekade terakhir. “Ini merupakan tangkapan terbesar dalam satu dekade terakhir, baik ukuran kapal maupun jaringnya,” kata Ipunk dalam keterangan di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Kapal Jumbo dengan Baby Tuna

Ipunk memimpin langsung operasi penangkapan melalui Kapal Pengawas (KP) Orca 04 pada Senin (18/8). Pemeriksaan menunjukkan Fishing Vessel (FV) Princess Janice-168 berbobot 754 GT tidak memiliki dokumen perizinan subsektor penangkapan ikan dari Pemerintah Indonesia.

“Kapal dan alat tangkapnya jumbo, saat beroperasi luasnya bisa mencapai sekitar dua kali lapangan bola, dengan tangkapan bisa 400 ton ikan dalam sekali operasi, dan ikan tangkapannya didominasi baby tuna,” jelasnya.

Kapal tersebut diawaki 32 orang berkewarganegaraan Filipina dan menggunakan jaring pukat cincin (purse seine) modern dengan panjang tali ris sekitar 1,3 kilometer.

Operasi Laut dan Udara

Penangkapan dilakukan melalui KP Orca 06 yang didukung KP Orca 04 serta pesawat pengawasan (airborne surveillance). Kapal ikan ilegal itu selanjutnya akan diproses hukum di Pangkalan PSDKP Bitung.

FV Princess Janice-168 diduga melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun dan denda hingga Rp20 miliar.

Selain kapal, KP Orca 06 juga menertibkan dan mengangkat 10 rumpon yang dipasang nelayan Filipina. “Rumpon-rumpon ini merupakan tempat berkumpulnya ikan untuk ditangkap oleh kapal penangkap ikan,” kata Ipunk.

Dari hasil operasi tersebut, valuasi potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai Rp189,5 miliar.

Komitmen KKP Perangi IUU Fishing

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, sebelumnya menegaskan komitmen KKP melawan praktik illegal, unreported, unregulated (IUU) fishing yang bertentangan dengan prinsip keberlanjutan. Untuk itu, patroli laut terus digencarkan guna menjaga kedaulatan Indonesia sekaligus melindungi sumber daya perikanan di wilayah yurisdiksi nasional. (kom)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.