x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Naik Hampir 10 Persen, Alokasi Anggaran Pendidikan Capai Rp757,8 Triliun di RAPBN 2026

Editor :

WARTALENTERA-Naik hampir 10 persen, alokasi anggaran pendidikan capai Rp757,8 triliun di RAPBN 2026. Kenaikan ini difokuskan untuk memperluas manfaat beasiswa, meningkatkan kesejahteraan guru dan dosen, serta memperkuat infrastruktur pendidikan melalui pembangunan sekolah rakyat.

"Anggaran pendidikan 2026 mencapai Rp757,8 triliun, ini artinya naik 9,8% dibandingkan 2025 yang outlook-nya Rp690 triliun,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Banggar DPR, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, dikutip Jumat (22/8/2025). Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp301,2 triliun dialokasikan langsung untuk siswa dan mahasiswa.

Beasiswa KIP Kuliah dan Bidik Misi disiapkan untuk 1,2 juta mahasiswa dengan anggaran Rp17,2 triliun. Sementara beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) untuk siswa SD, SMP, dan SMA mencapai Rp15,5 triliun dan menyasar 21,1 juta siswa.

Program LPDP juga mendapat perhatian khusus. "Untuk LPDP, Rp25 triliun adalah anggaran dana abadi dan pembiayaan untuk mahasiswa, riset, serta operasional PTN Badan Hukum,” rincinya.

Ia menyebut, LPDP akan membiayai 4.000 mahasiswa baru dan 452 riset di 21 perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), termasuk dua PTNBH baru. Bagi tenaga pendidik, pemerintah mengalokasikan Rp274,7 triliun, termasuk tunjangan profesi guru dan dosen.

Sebanyak Rp19,2 triliun disiapkan untuk tunjangan profesi guru non-PNS, yang akan diterima oleh lebih dari 754.000 guru. Dosen non-PNS pun mendapat alokasi Rp3,2 triliun untuk 80.325 orang.

Untuk mendukung infrastruktur dan operasional sekolah, pemerintah mengalokasikan Rp150,1 triliun. Termasuk di dalamnya adalah Rp64,3 triliun untuk bantuan operasional sekolah yang akan menjangkau 53,6 juta siswa.

Program baru berupa sekolah rakyat juga diluncurkan dengan anggaran Rp24,9 triliun, yang terdiri atas pembangunan 200 sekolah rakyat senilai Rp20 triliun dan operasional sebesar Rp4,9 triliun. Rincian anggaran ini juga mencakup Rp253,4 triliun melalui transfer ke daerah, termasuk untuk tunjangan guru, biaya operasional pendidikan anak usia dini (PAUD), dan pendidikan kesetaraan.

Menurut Sri Mulyani, anggaran pendidikan tetap dijaga sesuai amanat konstitusi, yakni sebesar 20 persen dari total belanja negara. "Ini untuk memastikan bahwa fungsi pendidikan berjalan secara desentralistik dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya. (sic)

Berita Terbaru
Selasa, 15 Sep 2026 22:38 WIB

Kata Pertama Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Ingin Jaga Keuangan Negara

Suahasil Nazara resmi menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.
Selasa, 15 Sep 2026 18:50 WIB

129 Penumpang Masih Hilang, Notice to Mariners Disebar

Pemerintah fokus optimalkan pencarian dan penanganan penumpang tenggelam KMP Virgo Transport 8.
Senin, 14 Sep 2026 14:22 WIB

Korban Tenggelam KMP Virgo Transport 8 Ditemukan, 6 Meninggal Dunia

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi 114 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 dari perairan Masalembo, Laut Jawa.
Sabtu, 12 Sep 2026 17:11 WIB

Kangen Band Disebut Bubar, Personelnya Ungkap Ada Kezaliman

Kangen Band, grup musik pop Melayu asal Lampung sejak 2005 dikabarkan bubar.
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.