x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

DPR Siaga, Jelang Rencana Aksi BEM SI

WARTALENTERA-DPR siaga, jelang rencana aksi unjuk rasa BEM SI Kerakyatan. Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Kerakyatan dijadwalkan menggelar aksi di depan gerbang kompleks parlemen, Senayan Selasa (2/9/2025).

Aksi ini rencananya merupakan lanjutan dari demonstrasi bertajuk Indonesia (C)emas yang mereka lakukan pada 28 Juli 2025, setelah sempat batal dilaksanakan kemarin. Aksi direncanakan terpusat di beberapa lokasi, termasuk di depan gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Namun, kepastian untuk menggelar unjuk rasa atau tidak masih sumir. Hingga kemarin malam, BEM SI masih belum memutuskan, apakah mereka akan menggelar lanjutan demo hari ini atau tidak.

Berdasarkan pantauan sejak pagi, kondisi di Jalan Gatot Subroto depan gedung DPR/MPR masih terpantau kondusif dengan lalu lintas lancar. Pilar dan dinding gerbang utama DPR/MPR juga telah dibersihkan dari coretan massa, sehingga masyarakat tidak lagi berhenti untuk berfoto di area tersebut yang sebelumnya sempat memicu kemacetan.

Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat massa dari BEM SI Kerakyatan yang mendatangi lokasi. Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, juga belum memberikan konfirmasi resmi terkait kelanjutan aksi pada hari ini.

Hingga semalam, BEM SI Kerakyatan memutuskan menunda aksi unjuk rasa yang sedianya digelar di Jakarta pada Selasa (2/9/2025). Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, menjelaskan keputusan itu diambil setelah menilai kondisi di lapangan kurang mendukung.

"Melihat situasi Jakarta dan sejumlah daerah lain yang kian tidak kondusif dengan banyaknya kerusuhan, itu jauh dari harapan kami,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (1/9/2025) malam. Ikram menegaskan, penundaan bukan berarti pembatalan permanen.

"Kami memilih mundur sejenak untuk memastikan aksi tetap terlaksana pada waktu yang tepat, sehingga aspirasi bisa tersampaikan dengan baik,” tambahnya. Sementara itu, Polda Metro Jaya bersama TNI menggelar patroli skala besar untuk menjaga keamanan ibu kota.

Sebanyak 350 personel gabungan diterjunkan ke berbagai titik. Karoops Polda Metro Jaya, Kombes I Ketut Gede Wijatmika menyebut, patroli ini dilakukan bergiliran setiap dua jam sekali dengan rute berbeda, termasuk masuk ke gang-gang kecil.

"Tujuan kami menjaga keamanan dan kenyamanan warga agar bisa beraktivitas normal,” ungkapnya. Ia menambahkan, stabilitas bukan hanya tugas aparat, tetapi juga tanggung jawab masyarakat.

"Kami berterima kasih kepada warga yang ikut menjaga lingkungannya. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ucap Ketut. (sic)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu