x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Lama Buron, Polisi Berhasil Endus Keberadaan Jurist Tan

Editor :

WARTALENTERA-Lama buron, polisi berhasil endus keberadaan Jurist Tan. Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri mengungkap penerbitan red notice untuk tersangka kasus pengadaan Chromebook, Jurist Tan, masih berproses.

Tapi, posisi dari Jurist Tan telah diketahui. "Jurist Tan, kasus Chromebook itu juga sedang berproses dan insyaAllah kita sudah tahu ada di mana," kata Ses NCB Interpol Indonesia, Brigjen Untung Widyatmoko, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Selasa (23/9/2025).

Namun mengenai lokasi persis Jurist Tan, ia enggan membeberkan. Polisi berjanji segera menyampaikan perkembangan pencariannya lebih lanjut. "Kita update nanti," ucap Brigjen Untung.

Seperti diberitakan sebelumnya, Jurist Tan merupakan tersangka perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook yang tengah diusut Kejagung. Jurist Tan merupakan salah satu buron dalam daftar pencarian orang (DPO) dari Kejagung.

Berdasarkan konstruksi perkara, kasus ini berawal pada Februari 2020 ketika Nadiem Makarim, saat menjabat Mendikbudristek, melakukan pertemuan dengan pihak Google Indonesia. Pertemuan itu membahas produk Google, salah satunya program Google for Education dengan perangkat Chromebook.

Dari beberapa kali pertemuan, disepakati bahwa produk Google seperti ChromeOS dan Chrome Devices Management (CDM) akan dijadikan proyek pengadaan alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kesepakatan tersebut ditindaklanjuti pada 6 Mei 2020, ketika Nadiem menggelar rapat tertutup melalui Zoom meeting bersama jajarannya, termasuk Dirjen PAUD Dikdasmen, Kepala Badan Litbang, serta dua staf khusus, Jurist Tan dan Fiona Handayani.

Rapat itu membahas rencana pengadaan TIK menggunakan Chromebook sesuai instruksi Nadiem, padahal saat itu program pengadaan belum dimulai. Nadiem bahkan menjawab surat dari Google terkait partisipasi pengadaan TIK.

Surat tersebut sebelumnya tidak pernah direspons oleh menteri pendahulu, Muhadjir Effendy, karena uji coba Chromebook pada 2019 dinilai gagal di sekolah-sekolah daerah 3T (terluar, tertinggal, terdalam). (sic)

Berita Terbaru
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.