x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Sistem TBS Terus Diberlakukan di Banyak Terminal Pelabuhan

Editor :

WARTALENTERA - Terminal Booking System (TBS) kapal mulai diberlakukan di beberapa terminal di Indonesia. Dua terminal diantaranya yang telah memberlakukan TBS adalah Tanjung Emas Semarang, dan Terminal Teluk Lamong Surabaya.

Di Tanjung Emas Semarang misalnya, sudah dari Juli 2022 TBS diterapkan, di Surabaya dari tahun 2025 lalu, kemudian di Tanjung Priok ujicoba dimulai Agustus 2025 lalu.

Ketua Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jakarta Adil Karim dan Ketua ALFI Jawa Tengah (Jateng) Teguh Arif Handoko, mengapresiasi positif pelaksanaan TBS di sejumlah terminal kontainer di berbagai daerah tersebut.

“Memang sejak ujicoba sebulan lalu sampai sekarang, belum ada keluhan dari kalangan industri. Itu sekedar pendataan saja, mestinya setiap terminal buat system sendiri untuk TBS itu,” kata Adil Karim di Jakarta, Sabtu (4/10/2025).

Dia membenarkan jika sampai sekarang masih belum ada yang komplen, karena belum adanya penerapan sanksi terhadap trucking atau siapapun yang melanggar.

Senada dengan Teguh Arif Handoko. “Disini (Tanjung Emas) nggak ada masalah, baik-baik saja,” katanya. Teguh yakin dengan TBS akan mampu menghadirkan transparansi dan persaingan usaha di sektor logistik yang lebih sehat. Sehingga, kinerja usaha logistik nasional akan menjadi lebih cepat dan efisien.

"Di Tanjung Emas tak ada antrean truck sekarang, apalagi back up area untuk truck kontainer cukup luas, sehingga truck yang sudah booking tetapi belum memperoleh layanan bisa menunggu giliran di area yang sudah ditentukan,” ungkapnya.

Seperti diketahui bahwa pelabuhan Tanjung Emas Semarang telah meluncurkan Terminal Booking System (TBS), pada Rabu 13 Juli 2022 lalu. Dengan TBS, Teguh mengatakan bahwa layanan di terminal petikemas Semarang menjadi lebih efektif, dan cepat.

“Implementasi Terminal Booking System (TBS) di pelabuhan Tanjung Emas diharapkan semakin menambah efektif dan efisiennya layanan logistik dari dan ke pelabuhan Tanjung Emas,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, truk-truk pengangkut barang yang keluar masuk pelabuhan Tanjung Emas jadwalnya menjadi lebih terprogram dan arus logistik semakin lancar. Itu dikarenakan adanya penerapan pembagian waktu masuk ke dalam Terminal.

Disebutkan, Terminal Booking System (TBS) digunakan untuk mengatur dan merencanakan jadwal kedatangan truk ke terminal, sehingga mengurangi kepadatan, meningkatkan efisiensi, dan memperlancar proses bongkar muat peti kemas.

Sistem itu memungkinkan pengguna jasa untuk memilih dan memesan slot waktu kedatangan, memberikan kepastian jadwal, mengurangi waktu tunggu, dan pada akhirnya menekan biaya operasional logistik

Beberapa terminal lain yang sudah menerapkan TBS adalah Terminal Teluk Lamong di TPS Surabaya, di terminal Berlian, serta di Tanjung Priok (JICT, TPK Koja, NPCT1, dan IPC TPK, MAL). (vit)

Berita Terbaru
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.