x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

PBB Gelontorkan USD 11 Juta Dana Bantuan Tambahan untuk Gaza

WARTALENTERA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengalokasikan dana bantuan tambahan untuk Gaza sebesar USD11 juta atau setara Rp182 miliar. Angka tersebut merupakan tambahan dari USD9 juta yang telah dialokasikan pekan lalu dari Dana Tanggap Darurat Pusat (Central Emergency Response Fund/CERF).

Hal ini disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat (OCHA) Tom Fletcher pada Senin (13/10/2025). Menurutnya, dana bantuan tambahan tersebut untuk mendukungpercepatan peningkatan operasi kemanusiaan di Gaza.

Namun, Fletcher memperingatkan bahwa tanpa kontribusi tambahan untuk CERF, bantuan penting tidak akan bisa terus disalurkan kepada mereka yang sangat membutuhkannya.

Dijelaskan, berdasarkan rencana kemanusiaan untuk 60 hari pertama gencatan senjata, PBB dan para mitranya akan memberikan bantuan serta layanan penyelamat nyawa kepada orang-orang di seluruh wilayah itu, di mana pun mereka membutuhkan bantuan.

“Bantuan tersebut akan mencakup makanan, air, layanan kesehatan, persediaan kebutuhan tempat tinggal, barang-barang kebersihan, dukungan perlindungan, dan bantuan penting lainnya,” katanya.

Kantor tersebut mengatakan bahwa Mekanisme 2720 PBB untuk Gaza melaporkan persetujuan Israel atas dana bantuan tambahan, sehingga total bantuan yang masuk mencapai 190.000 ton per Minggu (12/10/2025).

"Pasokan ini tersebar di berbagai wilayah, termasuk Yordania, Mesir, Israel, Siprus, dan Tepi Barat, dan siap untuk didistribusikan," demikian disampaikan.

Mekanisme 2720 PBB memungkinkan mitra kemanusiaan untuk mendaftar di portal aplikasi dan basis data terintegrasi di mana semua pengiriman bantuan yang direncanakan untuk Gaza dapat dilacak.

Untuk pertama kalinya sejak Maret, OCHA melaporkan bahwa gas untuk memasak memasuki Jalur Gaza pada Minggu, dan lebih banyak tenda untuk keluarga pengungsi, daging beku, buah segar, tepung, dan obat-obatan juga menyeberang ke Gaza sepanjang hari.

Kantor tersebut mengatakan para pekerja kemanusiaan dapat bergerak lebih mudah di banyak daerah di dalam Gaza, dan tim-timnya menjangkau orang-orang di tempat-tempat yang aksesnya terputus selama beberapa bulan karena tindak kekerasan.

Dari Jumat (10/10/2025) hingga Minggu (12/10/2025), para mitra yang memantau perpindahan warga mencatat hampir 310.000 orang bergerak dari wilayah selatan ke wilayah utara Gaza dan sekitar 23.000 pergerakan ke arah-arah lain. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu