x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Evaluasi Setahun Kabinet Merah Putih Catatkan Capaian Positif Sektor Ekonomi

WARTALENTERA – Dalam evaluasi setahun Kabinet Merah Putih, sejumlah capaian positif di sektor eknomi terlihat signifikan. Meski demikian, implementasi program-program unggulan serta aspek penegakan hukum dan demokrasi masih menjadi sorotan yang memerlukan pembenahan.

Ya, tepat hari ini, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka genap berusia satu tahun. Berikut capaian-capaian yang dirangkum Warta Lentera dalam setahun Kabinet Merah Putih.

1. Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintahan Prabowo-Gibran menyoroti stabilitas makroekonomi sebagai fondasi utama. Menteri Keuangan mencatat bahwa kinerja ekonomi menunjukkan tren positif, diantaranya:

  • Inflasi yang terjaga rendah di level 2,65 persen (yoy), salah satu yang terendah di antara negara G20.
  • Defisit APBN yang terkendali di 1,56 persen dari PDB, menunjukkan pengelolaan fiskal yang kredibel.
  • Indikator Kesejahteraan yang membaik, dengan tingkat pengangguran turun menjadi 4,76 persen (terendah sejak krisis 1998) dan angka kemiskinan turun menjadi 8,47 persen (capaian terendah sepanjang sejarah).
  • Program MBG atau Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas yang sudah mulai berjalan meski masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi.
  • Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebagai upaya mendongkrak ekonomi pedesaan dan gizi anak.
  • Mengenai capaian ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pernah menyamapaikan optimismenya. "Kita perbaiki fondasi ekonominya dengan serius, dengan betul-betul. Saya yakin triwulan keempat tumbuhnya akan lebih cepat," ungkapnya, seraya menekankan perbaikan fundamental ekonomi.
2. Bidang Pertanian dan Ketahanan Pangan

Pemerintah mengambil langkah strategis dengan menaikkan harga gabah acuan. Kebijakan ini bertujuan untuk menyejahterakan petani dan mempercepat swasembada pangan. Selain itu, diterbitkannya lebih dari 300 aturan untuk mengikis hambatan kedaulatan pangan menjadi bukti komitmen di sektor ini.

3. Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi

Kementerian terkait melaporkan peningkatan kinerja dalam memperluas akses layanan hukum dan kepastian hukum. Selain itu, Presiden Prabowo juga menegaskan perlunya penegakan hukum yang berkeadilan.

Sisi yang perlu dibenahi

Meski mencatatkan capaian positif, sejumlah kritikan dan tantangan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi oleh Kabinet Merah Putih.

1. Pelaksanaan Program Prioritas: Program MBG yang merupakan andalan pemerintahan masih dihadapkan pada tantangan pengawasan dan kualitas implementasi di lapangan. Media asing juga menyoroti perlunya perbaikan dalam program ini.

2. Isu Demokrasi dan Hukum: Sejumlah pengamat menyoroti adanya kecenderungan konsolidasi kekuasaan yang kuat, yang dinilai dapat melemahkan mekanisme pengawasan dan keseimbangan demokrasi (checks and balances). Selain itu, pengamat juga menyoroti maraknya penempatan prajurit aktif di jabatan sipil.

3. Tantangan Keseimbangan Anggaran dan Pembangunan Daerah: Direktur Eksekutif Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah, Herman N. Suparman, menilai terdapat inkonsistensi dengan janji Astacita terkait penguatan otonomi daerah.

"Setahun pertama Prabowo-Gibran, tampaknya konsisten meningkatkan arus resentralisasi. Kebijakan ini sekaligus menimbulkan turbulensi anggaran yang berujung pada seretnya kinerja pembangunan dan pelayanan publik di daerah," ujarnya.

4. Peran Wakil Presiden: Beberapa pengamat politik menilai peran Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama setahun ini cenderung seremonial dan belum menyentuh aspek kebijakan strategis secara signifikan. Pengamat politik, Adi Prayitno, mengatakan, "Peran wapres belum kelihatan signifikan. Tentu kita berharap ke depan bisa lebih optimal."

Komitmen PresidenMenanggapi evaluasi satu tahun pemerintahannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk terus bekerja demi rakyat.

"Saya berani berdiri dengan percaya diri. Tidak ada kemakmuran tanpa pemerintah yang bersih," tegas Presiden Prabowo.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemimpin dan rakyat untuk mencapai keberhasilan, sesuai dengan filosofi yang ia pegang.

Secara keseluruhan, satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran telah berhasil meletakkan fondasi ekonomi yang kuat. Namun, keberhasilan jangka panjang akan sangat bergantung pada kemampuan pemerintah untuk mengatasi tantangan implementasi program prioritas, menjaga kualitas demokrasi, serta memastikan pemerataan pembangunan hingga ke tingkat daerah. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu