x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Konsep Kawasan Distrik SCBD Bakal Diikuti Batam

Editor :

WARTALENTERA - Konsep kawasan distrik Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta bakal diikuti Batam. Belum lama ini Direktorat Pembangunan Infrastruktur Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan kunjungan ke kawasan elit tersebut.

Studi banding BP Batam ke PT Danayasa Arthatama Tbk, selaku pengembang dan pengelola kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) Jakarta merupakan bagian dari agenda BP Batam dalam mempelajari perencanaan serta pengelolaan sistem jaringan utilitas pada kawasan terintegrasi.

Anggota Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, menyampaikan bahwa pihaknya sangat antusias dapat belajar langsung dari pengalaman PT Danayasa Arthatama dalam membangun dan mengelola kawasan SCBD yang menjadi contoh pengembangan distrik bisnis modern di Indonesia.

“Dalam kunjungan ini, BP Batam berkesempatan mempelajari secara langsung model perencanaan dan desain infrastruktur utilitas terintegrasi, sekaligus meninjau penerapan teknologi dalam pengelolaan jaringan utilitas di kawasan SCBD yang master plan-nya telah disusun sejak awal 1990-an. Selain itu, kami juga berdiskusi mengenai berbagai tantangan dan solusi dalam operasional serta manajemen utilitas kawasan," jelas Mouris.

Banyak praktik baik dari SCBD yang dapat menjadi referensi berharga bagi pengembangan kawasan di Batam. "Terima kasih kepada Manajemen SCBD yang telah menerima kami” ujar Mouris.

Dalam diskusi tersebut, Pihak BP Batam mengajukan beberapa pertanyaan seputar pengelolaan sampah, manajemen parkir, mekanisme jaringan listrik, dan lain-lain.

Selanjutnya rombongan BP Batam keliling kawasan SCBD. Director & Corporate Secretary PT Danayasa Arthatama Ariefin Surjawirawan, menyampaikan pihaknya menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk kolaborasi antar lembaga dalam meningkatkan tata kelola pembangunan kawasan di Indonesia.

“Kami melihat kegiatan ini bukan sekadar studi banding, tetapi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan wawasan pengelolaan kawasan modern. SCBD selalu terbuka untuk berbagi pengalaman, khususnya terkait penerapan sistem utilitas terintegrasi dan tata ruang yang berorientasi pada efisiensi dan keberlanjutan,” ungkap Ariefin Surjawirawan.

Ariefin Surjawirawan menambahkan, pengalaman panjang SCBD dalam mengembangkan kawasan bisnis modern dapat menjadi referensi bagi pengelolaan wilayah lain di tanah air. "Sejak awal dikembangkan, SCBD dirancang sebagai distrikbisnis terpadu yang menggabungkan fungsi perkantoran, hunian, ritel, dan ruang publik dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Prinsip integrasi inilah yang menjadi kuncikeberhasilan kawasan,” ujarnya.

Berbicara mengenai perkembangan kawasan SCBD tentu tidak terlepas dari sejarah panjangnya. Kini masyarakat mengenal SCBD sebagai kawasan bisnis elit di Jakarta, namun di balik itu kawasan ini dulunya merupakan area yang belum tertata dengan baik. Melalui proses perencanaan yang matang, kawasan tersebut kemudian direvitalisasi menjadi distrik bisnis modern seperti yang dikenal saat ini.

Perencanaan kawasan SCBD dimulai pada tahun 1987 hingga 1992 melalui penyusunan master planoleh PT Danayasa Arthatama. Setelah rancangan tersebut disetujui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan kepercayaan kepada PT Danayasa Arthatama untuk melakukan transformasi kawasan seluas sekitar 45 hektar di jantung kota menjadi pusat bisnis terpadu.

Pengembangan infrastruktur utama kawasan dimulai pada periode 1992-1993, dan gedung perkantoran pertama di kawasan ini, Artha Graha Building, rampung pada 1995. Kini, SCBD telah berkembang menjadi salah satu kawasan bisnis paling prestisius di Indonesia. (vit)

Berita Terbaru
Rabu, 04 Nov 2026 05:10 WIB

Cek Kesiapan Keselamatan dan Kelaiklautan Kapal Angkutan Nataru 2027

Pemerintah mulai memastikan kesiapan angkutan natal 2026 dan tahun baru (nataru) 2027.
Selasa, 03 Nov 2026 08:32 WIB

Dicibir Warganet Pakai Implan Payudara, Ini Jawaban Elegan Agnez Mo

Dicibir warganet pakai implan payudara, Agnez Mo jawab secara elegan.
Selasa, 03 Nov 2026 05:54 WIB

Jaga Jalan Tetap Fungsional Walau Longsor Kembali Terjang Ruas Tapan–Batas Jambi

Pemerintah menjaga jalan tetap fungsional meskipun rawan longsor di Ruas Tapan-Batas Jambi.
Sabtu, 31 Okt 2026 07:40 WIB

Jhonlin Resmi Kuasai 30,25 Persen Saham Bayan, Rogoh Kocek hingga Rp26 Triliun

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menyerahkan 30,25 persen sahamnya kepada perusahaan Haji Isam.
Jumat, 30 Okt 2026 10:54 WIB

Pembangunan MRT Monas-Harmoni Rampung, Segera Sulap Kawasan Pasar Baru

Kawasan Pasar Baru bakal disulap menjadi wisata kuliner 24 jam.
Kamis, 29 Okt 2026 08:23 WIB

Pemerintah Singapura Panggil Perusahaan Terduga Pemicu Kabut Asap Lintas Batas

Pemerintah Singapura memanggil perusahaan yang diduga pemicu kabut asap lintas negara.