x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Diserang Aksi Jual, Saham BBCA Minus 1,75 Persen

WARTALENTERA - Saham BBCA mengalami net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin. Total penjualan asing terhadap saham milik PT Bank Cetral Asia Tbk. tersebut mencapai Rp1,03 triliun, sedangkan beli Rp840,8 miliar sehigga net foreign sell BBCA mencapai Rp188,4 miliar.

Berdasarkan data pada aplikasi Stockbit Sekuritas pada Selasa (18/11/2025), BBCA membukukan net sell Rp334,7 miliar, tertinggi kedua untuk saham net sell yang mengakibatkan saham BBCA minus 1,75 persen ke Rp8.425.

Adapun sudah sebanyak 95,44 juta saham BBCA diperdagangkan, frekuensi 24.320 kali, dan nilai transaksi Rp813 miliar. Saham BBCA berbalik arah setelah pada perdagangan Senin (17/11/2025) kemarin menguat 1,78 persen.

Sejumlah broker menyerukan investor mengakumulasi saham BBCA yang telah turun 15 persen dalam tiga bulan dan 30 persen dalam setahun terakhir. Target harga dan potensi cuan saham BBCA menggiurkan.

Berdasarkan catatan CLSA, penurunan saham bank swasta itu membuat valuasi premiumnya terhadap para pesaing, yakni BBRI dan BMRI menurun. Padahal, hanya ada sedikit perubahan dari sisi fundamental.

Dalam pandangan CLSA, BBCA tetap bank besar dengan tingkat pengembalian aset dan aset tinggi secara berkelanjutan. Modal kuat perseroan bisa menopang pertumbuhan BBCA ke depan.

“Akan tetapi, kami menurunkan proyeksi laba bersih BBCA pada 2025, 2026, dan 2027 sebesar 1,8 peren, 0,8 persen, dan 1,4 persen, karena perseroan kini menerapkan pendekatan provisi yang proaktif,” tulis CLSA, yang dikutip pada Rabu (19/11/2025).

Hal positif lainnya, tulis CLSA, BBCA berencana membagikan dividen interim pada Desember 2025. Saat ini, rasio dividen BBCA mencapai 61 persen dan rencananya dikerek menjadi 71 persen pada 2027. Yield dividen tahun depan diprediksi mencapai 3,7 persen.

CLSA mempertahankan rating outperform saham BBCA dengan keyakinan tinggi. Target harga saham bank swasta terbesar nasional ini dipatok Rp12 ribu.

BBCA mencatatkan laba bersih kuartal III-2025 yang sesuai ekspektasi analis, meski tertekan oleh kenaikan pencadangan dan pelemahan kredit konsumer. Muncul target harga baru saham BBCA.

BBCA mencetak laba bersih Rp 14,4 triliun pada kuartal III-2025, sedikit turun karena biaya pencadangan naik, walaupun kinerja operasional tetap kuat. Secara total, laba bersih BCA sepanjang Januari-September 2025 mencapai Rp 43,4 triliun, tumbuh 6 persen dibandingkan tahun lalu. (inx)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu