x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tok! MK Putuskan Royalti Musik Wajib Dibayar Pihak Penyelenggara Acara

Editor :

WARTALENTERA-Tok! MK putuskan royalti musik wajib dibayar pihak penyelenggara acara. Polemik soal pembayaran royalti lagu milik musisi Tanah Air akhirnya berakhir. Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Sebelumnya uji materi ini diajukan sejumlah musisi Tanah Air, termasuk Ariel NOAH dan Raisa. Salah satu poin krusial dalam putusan ini menegaskan, kewajiban pembayaran royalti atas penggunaan karya dalam pertunjukan komersial berada di tangan penyelenggara acara.

Ketua MK Suhartoyo menyampaikan putusan tersebut dalam sidang pembacaan perkara Nomor 28/PUU-XXIII/2025, dikutip Kamis (18/12/2025). "Mengabulkan permohonan para pemohon untuk sebagian," ujar Suhartoyo.

"Setiap orang dapat melakukan penggunaan secara komersial ciptaan dalam suatu pertunjukan tanpa meminta izin terlebih dahulu kepada pencipta dengan membayar imbalan kepada pencipta melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK)," tulis pasal tersebut sebelum dikoreksi MK. MK menilai, selama ini terdapat ketidakjelasan mengenai pihak yang bertanggung jawab membayar royalti kepada pencipta atau pemegang hak cipta melalui LMK ketika suatu karya digunakan dalam pertunjukan komersial.

Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih dalam pertimbangan hukumnya menjelaskan, sebuah pertunjukan setidaknya melibatkan dua pihak utama, yakni penyelenggara dan pelaku pertunjukan. Penyelenggara pertunjukan merupakan pihak yang merancang, mengelola, dan melaksanakan acara dari awal hingga akhir.

Sementara pelaku pertunjukan adalah individu atau kelompok yang menampilkan karya ciptaan di hadapan penonton. Menurut Enny, frasa "setiap orang" dalam Pasal 23 ayat (5) UU Hak Cipta berpotensi menimbulkan multitafsir dan ketidakpastian hukum.

"Dengan pemahaman demikian, frasa tersebut berpeluang menyebabkan ketidakpastian hukum terkait pihak yang berkewajiban membayar royalti kepada pencipta atau pemegang hak cipta melalui LMK," ujar Enny. MK juga menyoroti nilai keuntungan dari sebuah pertunjukan komersial umumnya ditentukan oleh jumlah penjualan tiket.

Dalam hal ini, pihak yang memiliki informasi paling rinci terkait pendapatan tersebut adalah penyelenggara acara. "Oleh karena itu, menurut Mahkamah, pihak yang seharusnya membayar royalti kepada pencipta atau pemegang hak cipta melalui LMK ketika dilakukan penggunaan ciptaan dalam suatu pertunjukan secara komersial adalah pihak penyelenggara pertunjukan," kata Enny.

Walau begitu, MK menegaskan setiap pihak yang melaksanakan hak ekonomi atau menggunakan ciptaan secara komersial tetap wajib memperoleh izin dari pencipta atau pemegang hak cipta sesuai ketentuan perundang-undangan. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.