x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kecerdasan Buatan Dinilai Memicu Perang Nuklir

Editor :

WARTALENTERA - Majalah Foreign Affairs menyebutkan bahwa kecerdasan buatan atau biasa disebut AI dapat memicu perang nuklir. Pengembangannya khusus deepfake, berpotensi mengancam keamanan nuklir global.

Kepala Ekonom Biro Regional Asia-Pasifik Program Pembangunan PBB (UNDP) Philip Schellekens bulan ini memperingatkan penerapan AI di bidang militer bisa menjadi ancaman terhadap eksistensi manusia dan bisa menelan korban jiwa secara masif. Dia menekankan perlunya teknologi itu diatur agar digunakan secara sangat bertanggung jawab.

Menurut laporan majalah AS itu, deepfake — manipulasi audio visual dengan AI untuk membuat konten baru yang terlihat asli dan meyakinkan — dapat memicu pemimpin-pemimpin negara bersenjata nuklir untuk melancarkan serangan nuklir.

Disebutkan, salah satu risiko utama adalah kemungkinan melimpahkan kewenangan untuk mengambil keputusan penggunaan senjata nuklir kepada sistem berbasis AI.

Apalagi AI secara signifikan telah menghilangkan hambatan dalam pembuatan video, audio, atau gambar palsu sehingga informasi bohong kian mudah tersebar luas, menurut laporan itu.

Kondisi tersebut mengancam keamanan nuklir karena deepfake bisa dipakai untuk meyakinkan suatu negara bahwa mereka sedang diserang dengan senjata nuklir, tulis Foreign Affairs.

Deepfake juga bisa disalahgunakan untuk memanipulasi pemimpin negara senjata nuklir agar melancarkan serangan pendahuluan, atau digunakan untuk merekayasa alasan perang, menggalang dukungan publik terhadap konflik, serta memicu perpecahan di masyarakat, kata laporan itu. (vit)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.