x  skyscraper
x  skyscraper

Kecerdasan Buatan Dinilai Memicu Perang Nuklir

WARTALENTERA - Majalah Foreign Affairs menyebutkan bahwa kecerdasan buatan atau biasa disebut AI dapat memicu perang nuklir. Pengembangannya khusus deepfake, berpotensi mengancam keamanan nuklir global.

Kepala Ekonom Biro Regional Asia-Pasifik Program Pembangunan PBB (UNDP) Philip Schellekens bulan ini memperingatkan penerapan AI di bidang militer bisa menjadi ancaman terhadap eksistensi manusia dan bisa menelan korban jiwa secara masif. Dia menekankan perlunya teknologi itu diatur agar digunakan secara sangat bertanggung jawab.

Menurut laporan majalah AS itu, deepfake — manipulasi audio visual dengan AI untuk membuat konten baru yang terlihat asli dan meyakinkan — dapat memicu pemimpin-pemimpin negara bersenjata nuklir untuk melancarkan serangan nuklir.

Disebutkan, salah satu risiko utama adalah kemungkinan melimpahkan kewenangan untuk mengambil keputusan penggunaan senjata nuklir kepada sistem berbasis AI.

Apalagi AI secara signifikan telah menghilangkan hambatan dalam pembuatan video, audio, atau gambar palsu sehingga informasi bohong kian mudah tersebar luas, menurut laporan itu.

Kondisi tersebut mengancam keamanan nuklir karena deepfake bisa dipakai untuk meyakinkan suatu negara bahwa mereka sedang diserang dengan senjata nuklir, tulis Foreign Affairs.

Deepfake juga bisa disalahgunakan untuk memanipulasi pemimpin negara senjata nuklir agar melancarkan serangan pendahuluan, atau digunakan untuk merekayasa alasan perang, menggalang dukungan publik terhadap konflik, serta memicu perpecahan di masyarakat, kata laporan itu. (vit)

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu