x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Hubungan Iran-AS memanas, Trump Ancam Berangus Negeri Para Mullah

Editor :

WARTALENTERA – Hubungan Iran-AS kian panas. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan memberangus dan menghilangkan Negeri Para Mullah tersebut dari muka bumi.

Trump mengatakan dirinya sudah memberi instruksi jelas agar AS memusnahkan Iran jika sesuatu terjadi kepada dirinya.

"Saya memiliki instruksi yang sangat tegas. Apa pun yang terjadi, mereka akan memusnahkan mereka (Iran-red) dari muka bumi," kata Trump dalam wawancara News Nation yang dikutip Warta Lentera, Rabu (21/1/2026).

Hal itu dilontarkan Trump sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang ancaman Iran terhadap nyawa pria berusia 79 tahun itu. Trump pernah mengeluarkan peringatan serupa kepada Iran setahun lalu.

Seperti diberitakan, hubungan Iran-AS semakin panas gara-gara demonstrasi berdarah di Iran. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengatakan aktor-aktor yang terkait dengan AS dan Israel bertanggung jawab atas pembunuhan 'beberapa ribu' orang selama protes anti-pemerintah di Iran.

"Mereka yang terkait dengan Israel dan AS menyebabkan kerusakan besar dan membunuh beberapa ribu orang selama protes yang mengguncang Iran selama lebih dari dua minggu," kata Khamenei seperti dilansir Al-Jazeera.

Ia menuduh kedua negara itu terlibat langsung dalam kekerasan di Iran. Khamenei juga menyebut Presiden AS Donald Trump sebagai 'kriminal'.

"Pemberontakan anti-Iran terbaru berbeda karena presiden AS secara pribadi terlibat," ujarnya.

Setelah itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan setiap serangan terhadap Khamenei akan dianggap oleh Iran sebagai deklarasi perang. Pernyataan itu menanggapi pernyataan Presiden AS Donald Trump soal mencari pemimpin baru Iran.

"Serangan terhadap pemimpin besar negara kita sama saja dengan perang skala penuh dengan bangsa Iran," kata Pezeshkian dalam sebuah unggahan di X, dilansir AFP.

Juru bicara Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran, Jenderal Abolfazl Shekarchi, juga mengatakan Trump sudah tahu Teheran tidak akan menahan diri jika situasinya berbalik. Dia mengatakan tak ada tempat bagi Trump untuk berlindung.

"Trump tahu bahwa jika tangan agresi diulurkan ke arah pemimpin kami, kami tidak hanya akan memutus tangan itu, dan ini bukan sekadar slogan," kata Shekarchi kepada media pemerintah Iran, dilansir kantor berita AFP, Rabu (21/1/2026).

"Tapi kami akan membakar dunia mereka dan tidak akan memberi mereka tempat berlindung yang aman di wilayah ini," imbuhnya.

Iran saat ini sedang berupaya memulihkan situasi usai diguncang kerusuhan yang terjadi selama aksi-aksi protes anti-pemerintah sejak akhir Desember. Aksi itu merupakan demonstrasi terbesar sejak revolusi Islam di Iran pada tahun 1979.

Kelompok hak asasi manusia sedang berupaya untuk mengkonfirmasi jumlah orang yang tewas selama protes tersebut. Menurut kelompok Human Rights Activists News Agency (HRANA), ada lebih dari 4.000 kematian yang telah dikonfirmasi.

Warga Iran menggelar demonstrasi massal untuk menuntut bantuan sosial atas kesulitan ekonomi pada bulan Desember 2025. Saat itu, mata uang Iran mencapai titik terendah baru di bawah kepemimpinan Ayatollah berusia 86 tahun. (inx)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.