x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Ini Pentingnya Bijak Konsumsi Herbal dan Suplemen

Editor :

WARTALENTERA - Minat masyarakat terhadap obat tradisional dan suplemen kesehatan terus meningkat seiring dengan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh.

Namun demikian, di balik tren tersebut, pemahaman yang kurang tepat mengenai jenis, manfaat, serta cara penggunaan produk kesehatan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan yang kerap luput disadari.

Merespons kondisi tersebut, Dharma Wanita Persatuan Kementerian Perhubungan (DWP Kemenhub) bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), menggelar Webinar Kesehatan bertema “Bijak Menggunakan Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan” sebagai bagian dari upaya penguatan literasi kesehatan di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Kegiatan yang dilaksanakan belum lama ini dibuka secara resmi oleh Elly Suntana selaku Penasihat DWP. Dalam sambutannya, dia menegaskan pentingnya peran keluarga khususnya kaum ibu dalam membangun kebiasaan hidup sehat yang didasarkan pada pengetahuan yang benar dan bertanggung jawab.

Pembukaan acara turut didampingi oleh Retno Antoni, Ketua DWP Kemenhub, Elly Masyhud, Ketua DWP Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta Chrisantine Angelina Arief Toha, Ketua DWP Inspektorat Jenderal Kemenhub.

Webinar itu menghadirkan dr. Joyce Novelyn Siagian, Sp.FK, narasumber dari RSUP Persahabatan, yang menyampaikan materi edukatif mengenai penggunaan obat tradisional dan suplemen kesehatan secara aman, rasional, dan bertanggung jawab.

Dalam pemaparannya, dr. Joyce menjelaskan bahwa obat tradisional dan suplemen kesehatan memiliki karakteristik yang berbeda dengan obat modern, sehingga memerlukan pemahaman yang tepat sebelum dikonsumsi. Ia menguraikan klasifikasi obat tradisional, mulai dari jamu, obat herbal terstandar, hingga fitofarmaka, serta membedakannya dengan suplemen kesehatan yang berfungsi untuk melengkapi asupan gizi, bukan sebagai terapi pengobatan penyakit.

Lebih lanjut, dr. Joyce menekankan bahwa anggapan produk berlabel “herbal” atau “alami” selalu aman dikonsumsi merupakan kekeliruan yang masih sering ditemui di masyarakat. Penggunaan yang tidak sesuai dosis, tidak memperhatikan kondisi kesehatan individu, atau dikombinasikan dengan obat lain berpotensi menimbulkan efek samping maupun interaksi obat yang berisiko. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan izin edar, komposisi, serta aturan pakai, dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi produk tertentu secara rutin.

Kepala BKKP, Wisnu Wardana, menyampaikan bahwa kolaborasi antara DWP Kemenhub dan BKKP merupakan wujud sinergi promotif dan preventif di bidang kesehatan. Menurutnya, edukasi kesehatan harus berjalan seiring dengan peningkatan mutu layanan kesehatan agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh, benar, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan layanan Klinik Sentra Maritim Medika (SMM) yang dikelola BKKP. Klinik SMM telah meraih akreditasi paripurna, menerapkan sistem manajemen mutu berbasis standar ISO, serta didukung oleh tenaga medis profesional, termasuk dokter spesialis, dengan sarana dan prasarana medis yang modern dan memadai.

Selain melayani pelaut sebagai bagian penting dari upaya mendukung keselamatan pelayaran nasional, Klinik SMM juga membuka layanan bagi masyarakat umum dan aktif mengembangkan pendekatan promotif serta preventif melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan berkala, dan pendampingan kesehatan terpadu.

Melalui kolaborasi DWP Kemenhub dan BKKP, webinar ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menggunakan obat tradisional dan suplemen kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas hidup yang sehat dan aman.

Sebagai informasi, webinar itu dilaksanakan secara hybrid, dengan kehadiran Ibu-ibu DWP Kantor Pusat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut secara luring di Ruang Pertemuan Klinik Sentra Maritim Medika (SMM), Jakarta, sementara perwakilan Ibu-ibu DWP dari seluruh subsektor dan badan di lingkungan Kementerian Perhubungan di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan ini secara daring. (vit)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Rabu, 28 Okt 2026 09:04 WIB

Unjuk Rasa Mahasiswa BEM UI, Hindari Kawasan Monas dan Bundaran HI

Demo Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil berjalan tertib.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.