x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Tren Kendaraan Listrik Bikin Pemerintah Perketat Pengawasan di Pelabuhan

Editor :

WARTALENTERA - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut memperkuat pengawasan dan penanganan kendaraan serta kendaraan listrik yang diangkut melalui kapal sebagai bagian dari barang berbahaya. Itu sesuai ketentuan International Maritime Dangerous Goods Code (IMDG Code).

Peningkatan kompetensi petugas menjadi semakin penting seiring dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, yang memiliki karakteristik khusus karena menggunakan baterai lithium sebagai sumber energi, sehingga memerlukan penanganan dan pengangkutan yang memenuhi aspek keselamatan.

Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono mengatakan kegiatan itu dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan keselamatan dan kesiapan regulator serta instansi terkait dalam menghadapi perkembangan teknologi Kendaraan UN 3166 dan Kendaraan Listrik UN 3557 serta karakteristik barang berbahaya yang terkait. 

Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono di Jogjakarta. (dok Ditjen Hubla Kemenhub)Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono di Jogjakarta. (dok Ditjen Hubla Kemenhub)

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kita bersama dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan penanganan barang berbahaya, termasuk pada kendaraan dan kendaraan listrik,” kata Triono di Jogjakarta, belum lama ini.

Melalui Bimtek itu, Kementerian Perhubungan mendorong penguatan implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 16 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penanganan dan Pengangkutan Barang Berbahaya di Pelabuhan.

Kegiatan itu sekaligus menjadi forum untuk menyamakan pemahaman mengenai prosedur pengawasan dan penanganan barang berbahaya antara petugas pengawas, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan terkait. 

“Kesamaan pemahaman tersebut menjadi fondasi penting agar pelaksanaan pengawasan di seluruh wilayah kerja dapat berlangsung secara konsisten, terstandar, dan efektif,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kegiatan Bimtek yang diselenggarakan oleh Direktorat KPLP ini diikuti oleh perwakilan petugas pengawas barang berbahaya dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang hadir secara luring maupun daring. 

Bimtek juga menghadirkan narasumber dari Balai Besar Kimia Farmasi dan Kemasan, Kementerian Perindustrian, PT. Kolaborasi Hambang Setiawan serta dari PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia yang hadir secara daring. (vit)

 

Berita Terbaru
Minggu, 27 Sep 2026 20:41 WIB

Atasi Kekeringan Bangun Sumur Bor, Bendung Karet Wonokerto Cegah Banjir Rob

Pemerintah mempercepat penanganan kekeringan dan banjir rob di Demak.
Sabtu, 26 Sep 2026 10:23 WIB

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, PDIP Kibarkan Bendera Partai Setengah Tiang

Politikus dan budayawan Guruh Soekarnoputra tutup usia.
Jumat, 25 Sep 2026 20:01 WIB

Gedung Artha Graha Gelar Fire Drill, Tingkatkan Kesiapsiagaan Penghuni Hadapi Keadaan Darurat

Pengelola Gedung Artha Graha gelar fire drill atau simulasi evakuasi kebakaran.
Rabu, 23 Sep 2026 09:13 WIB

Pasutri KM Virgo Transport 8 Ditemukan Berpelukan di Tengah Maut

Kisah haru para korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa menarik perhatian warganet.
Selasa, 22 Sep 2026 21:28 WIB

Fokus Penanganan Bencana, Parade Perdana Kapal Induk KRI Sriwijaya Batal

KRI Sriwijaya (eks ITS Giuseppe Garibaldi) batal tampil di HUT ke-81 TNI.
Selasa, 22 Sep 2026 11:39 WIB

Hotel Ini Hadirkan Destinasi Petualangan Jumbo untuk Keluarga Indonesia

Karakter Jumbo dari layar lebar ke dunia nyata. Temukan di Discovery Ancol Hotel.