x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Presiden Bawa 'Oleh-Oleh' Setumpuk Perjanjian Bilateral

Editor :

WARTALENTERA - Presiden Prabowo Subianto membawa 'oleh-oleh' banyak dari lawatannya selama sepekan. Beberapa perjanjian bilateral dengan pemimpin negara lain sudah diteken.

Disebutkan, Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air seusai merampungkan rangkaian agenda luar negeri yang meliputi kehadiran di Board of Peace, pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, hingga Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ).

Berdasarkan siaran Sekretariat Presiden di Jakarta, Jumat (27/2/2026) pesawat kepresidenan Garuda Indonesia PK-GIF yang membawa Presiden Prabowo mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, hari ini sekitar pukul 08.00 WIB.

Di bawah tangga pesawat, Presiden disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, serta sejumlah pejabat tinggi negara dan jajaran TNI-Polri, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit, dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Presiden yang berseragam safari berwarna cokelat muda dan berpeci hitam, sempat bertukar obrolan di sekitar apron bandara bersama pejabat tinggi negara yang menyambutnya pulang.

Selama kunjungan ke Amerika Serikat pada 19-21 Februari 2026, Presiden Prabowo menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace perdana di Washington DC. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menegaskan sikap Indonesia dalam mendukung terwujudnya perdamaian di Palestina.

Presiden menyebut bahwa dia telah mempelajari 20 poin gagasan Presiden Trump dalam BoP dan meyakini bahwa perdamaian di Palestina bisa terwujud. Setelah itu, Presiden Prabowo langsung melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keduanya membahas terkait masalah kesepakatan tarif timbal balik atau resiprokal yang telah lama menjalani perundingan.

Hasilnya, dua kepala negara menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang menguntungkan kedua negara, di mana Indonesia mendapat tarif 0 persen untuk 1.819 produk nasional di pasar AS, termasuk komoditas unggulan seperti sawit, kopi, kakao, serta komponen elektronik.

Selanjutnya, pada Senin (23/2/2026), Presiden Prabowo menyaksikan penandatanganan perjanjian kerangka kerja antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dan Arm Limited di London, Inggris.

Arm diketahui menguasai sekitar 96 persen teknologi chip untuk sektor otomotif global serta hampir 94 persen desain chip untuk pusat data dan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Melalui kerja sama tersebut, Indonesia menargetkan percepatan penguasaan teknologi strategis yang selama ini menjadi fondasi berbagai inovasi digital modern.

Pada Rabu (25/2/2026), Presiden Prabowo tiba di Bandar Udara Militer Marka, Amman, Kerajaan Yordania Hasyimiah. Dia melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II yang membahas terkait masalah perdamaian di Palestina, keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian, serta insiden-insiden yang terjadi di wilayah Tepi Barat.

Kedua pemimpin juga membahas langkah-langkah lanjutan untuk menjaga momentum perdamaian dan mendorong stabilitas kawasan.

Yordania memiliki posisi strategis sebagai salah satu pintu masuk bantuan kemanusiaan melalui jalur darat, laut, dan udara, sehingga koordinasi yang erat dinilai krusial untuk memastikan efektivitas distribusi bantuan serta mendukung proses de-eskalasi.

Selanjutnya pada Kamis (26/2/2026) Presiden Prabowo berkunjung ke Uni Emirat Arab. Dia disambut oleh Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari kunjungan kerja Presiden Prabowo untuk mempererat kemitraan strategis Indonesia dengan PEA yang terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha, serta Direktur Utama PT Pindad (Persero) Sigit P Santosa.

Dialog kemudian berlanjut dalam pertemuan yang diperluas (expanded meeting) untuk membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan kerja sama energi, investasi, hingga kemitraan ekonomi masa depan. Pertemuan itu menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang. (vit)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.