x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Hari Buruh, 100 Ribu Massa Berkumpul di Monas

WARTALENTERA - Ribuan massa buruh memadati kawasan luar Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat sejak pagi memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar dari mereka merapat ke panggung utama lapangan barat Monas. Kawasan Monas pun nampak warna-warni dengan beragam atribut aksi yang dikenakan massa. Tak ketinggalan pula bendera masing-masing serikat dikibarkan, sehingga terlihat menonjol lebih tinggi dari ribuan massa aksi tersebut.

Meski terjadi kepadatan, petugas gabungan TNI-Polri telah ditempatkan di beberapa titik guna menunjang kelancaran acara Peringatan Hari Buruh 2026.

Selain itu, di sejumlah ruas jalan juga terjadi kepadatan. Puluhan bus serta kendaraan pribadi yang mengangkut peserta May Day dikawal oleh mobil Satlantas Kepolisian berbondong-bondong mengarah Monas.

Kepadatan sempat mengular dari kawasan Kwitang hingga jalan Medan Merdeka Barat. Akan tetapi, massa tetap antusias dan memilih berjalan kaki.

Peserta aksi tersebut tidak hanya masa buruh saja, banyak juga komunitas ojek online (ojol) yang ikut hadir untuk menyuarakan aspirasi mereka pada momen peringatan satu tahun sekali itu.

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional 2026 yang berlangsung di Monas pada hari ini, Jumat (1/4/1026).

Selain Monas, sejumlah massa buruh juga direncanakan menggelar aksi di depan gedung DPR RI untuk menyampaikan aspirasi mereka. Wacana itu berubah setelah Said berdialog secara langsung dengan kepala negara dan pemerintah.

Pada peringatan May Day 2026, diperkirakan sekitar 100 ribu masa buruh dari berbagai elemen serikat pekerja bakal memadati kawasan Monas. Selain di Jakarta, aksi Hari Buruh juga dilaksanakan secara serentak di 38 provinsi dan lebih dari 350 kota, di antaranya Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, Banda Aceh, Batam, Palembang, Banjarmasin, Makassar, Gorontalo, serta Morowali.

Tak lama kemudian, Presiden Prabowo Subianto menyambut massa yang merayakan Hari Buruh. Presiden menyatakan dirinya merasa selalu didukung oleh kaum buruh dan pekerja serta menegaskan sumpahnya untuk berjuang menyejahterakan seluruh rakyat Indonesia, terutama masyarakat yang kehidupannya masih sulit.

"Saya merasa bahwa kaum buruh selalu mendukung saya sekian kali dan saya merasa jadi Presiden karena dukungan kaum buruh, kaum tani, kaum nelayan, kaum pekerja seluruh Indonesia," kata Prabowo dalam pidatonya pada puncak Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 atau May Day di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (1/4/2026).

"Dan saya bertekad, saya bersumpah untuk berjuang untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia dan terutama mereka-mereka yang hidupnya masih sulit," tambahnya.

Prabowo mengatakan peringatan 1 Mei merupakan hari perjuangan kaum buruh di seluruh dunia. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan terima kasih atas undangan untuk hadir bersama para pekerja dalam momentum tersebut.

Prabowo menyebut kehadirannya dalam peringatan Hari Buruh merupakan sebuah kehormatan, terlebih dirinya merasa selalu didukung oleh kaum buruh dalam perjalanan politiknya.

Prabowo menyampaikan tugas pemerintah adalah memperjuangkan kepentingan rakyat dan memastikan kebijakan yang diambil berpihak kepada masyarakat, terutama kaum buruh. Presiden menegaskan pemerintah yang dipimpinnya memiliki tekad untuk membela kepentingan seluruh rakyat Indonesia, khususnya mereka yang masih menghadapi kesulitan hidup.

"Itu adalah tugas saya, itu adalah tugas pemerintah yang saya pimpin, dan itu adalah tekad kami. Kami tidak akan gentar, kami tidak akan menyerah, kami tidak akan ragu-ragu untuk membela kepentingan rakyat Indonesia," katanya.

Kepala Negara menilai dalam satu tahun terakhir, masyarakat dapat melihat bahwa kebijakan-kebijakan pemerintahan yang dipimpinnya diarahkan untuk membela seluruh rakyat Indonesia, khususnya kepada para pekerja. Massa yang memadati Monas baru bubar di siang hari dan meninggalkan tumpukan sampah yang langsung dibersihkan oleh personel TNI Angkatan Laut, Marinir. (vit)

[caption id="attachment_18652" align="alignnone" width="300"] Para prajurit Marinir, TNI Angkatan Laut membersihkan sampah-sampah makanan dan minuman yang ditinggalkan ribuan massa di Hari Buruh Internasional 2026. (Foto : Vita Kartono/ Warta Lentera)[/caption]

Berita Terbaru
Senin, 08 Jun 2026 22:07 WIB

Shin Tae-yong Resmi Dipinang Persija Jakarta

WARTALENTERA - Shin Tae-yong (STY) akhirnya berlabuh di Persija Jakarta. Pelatih asal Korea Selatan itu bakal menjadi pelatih kepala baru mereka mulai musim
Senin, 08 Jun 2026 11:57 WIB

Rangkaian Gempa Bumi di Sulawesi Bukan Karena Megathrust

WARTALENTERA - Aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina diprediksi yang menyebabkan rangkaian gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi yang
Senin, 08 Jun 2026 08:23 WIB

Profesor Johan Silas, Tokoh Arsitek Ini Berpulang

WARTALENTERA - Profesor Johan Silas, tokoh arsitek dan pendidikan Indonesia tutup usia. Prof Silas dikabarkan meninggal hari ini, Senin (8/6/2026) melalui
Minggu, 07 Jun 2026 18:38 WIB

Huntara Ini Menampung Korban Bencana Tanah Bergerak

WARTALENTERA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memantau perbaikan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari,
Sabtu, 06 Jun 2026 15:28 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kurangi Efek Rumah Kaca

WARTALENTERA - Menandai momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema nasional "Saatnya Beraksi untuk Iklim", PT Jasa Marga (Persero) Tbk
Sabtu, 06 Jun 2026 10:15 WIB

38 Tahun Penantian Itu Berbuah Manis!

WARTALENTERA - Timnas Indonesia bikin gegap gempita seluruh Gelora Bung Karno (GBK) tadi malam. Setelah penantian selama 38 tahun, akhirnya tim Garuda mampu