x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Dua Bayi Harimau Sumatra dari Indukan Cacat Dalam Keadaan Sehat

Editor :

WARTALENTERA - Dua ekor bayi Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) yang lahir di Taman Satwa Lembah Hijau, Lampung, pada 14 Februari 2026 lalu saat ini dalam keadaan sehat. Keduanya dipantau langsung oleh tim dokter hewan dan paramedis dari taman satwa, BKSDA, dan Kementerian Kehutanan.

Diberitakan, dua ekor bayi Harimau Sumatera lahir di Taman Satwa Lembah Hijau, Lampung, pada 14 Februari 2026 merupakan anak dari pasangan induk, yaitu Kyai Batua dan Sinta. Kedua harimau indukan itu memiliki cacat permanen akibat jerat pemburu liar. Kelahiran itu menjadi momen bersejarah dan keberhasilan konservasi eksitu, di mana induknya, terutama Sinta, berhasil merawat bayinya meski dalam kondisi pincang.

"Dua anak harimau dalam keadaan sehat, induknya Kyai Batua (jantan) dan Sinta (betina) juga dalam kondisi sehat. Keduanya mampu merawat anak mereka meski dalam keadaan pincang," jelas Komisaris LK Lembah Hijau, M. Irwan Nasution dalam rilis resminya dikutip Rabu (6/5/2026). Dia menceritakan kedua indukan memiliki cacat permanen karena jerat pemburu liar.

Kyai Batua dievakuasi dari Desa Batu Ampar, Suoh, Lampung Barat pada 2019 silam. Nyawanya nyaris melayang sebelum tim medis memutuskan mengamputasi kaki kanan depannya. Sementara itu, Sinta mengalami nasib serupa di Bengkulu pada Desember 2024. Dia kehilangan kaki kanan belakangnya akibat luka infeksi jerat yang sangat parah.

Meski harus bertahan hidup dengan tiga kaki, naluri alamiah kedua harimau ini tidak padam. Kelahiran kedua anak harimau ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang bagi keberlanjutan genetik satwa kharismatik kebanggaan Sumatra ini.

Perkawinan Batua dan Sinta bukanlah sebuah kebetulan. Itu merupakan bagian dari Global Species Management Plan (GSMP) fase III dan IV, sebuah program strategis antara Kementerian Kehutanan dan Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI). Itu juga membuktikan bahwa induk cacat hasil penyelamatan tetap bisa berproduksi. Berdasarkan laporan, kedua anak harimau tersebut tumbuh dan berkembang dengan baik di bawah pengawasan tim medis.

Irwan berharap kelahiran itu diharapkan mampu menjadi magnet edukasi bagi masyarakat Lampung, sekaligus pengingat keras akan bahaya jerat yang masih menghantui hutan-hutan Sumatra hingga hari ini. (vit)

Berita Terbaru
Jumat, 11 Sep 2026 22:08 WIB

Program Beras Jumat, Bukti Peduli Masyarakat Sekitar di Lingkungan Kerja

Program Beras Jumat telah dilakukan Artha Graha Peduli bersama Hotel Borobudur Jakarta sejak era 90-an hingga saat ini.
Jumat, 11 Sep 2026 17:22 WIB

Ini Alasan Pembangunan Tiga Gedung Pemerintahan di Papua Pegunungan Molor

Rencana pembangunan tiga gedung pemerintahan di Papua Pegunungan terpaksa molor.
Jumat, 11 Sep 2026 14:44 WIB

Lima Jurnalis Belum Ditemukan, Keluarga Dapat Pendampingan Trauma Healing

Pencarian 5 jurnalis hilang di perairan Gunung Anak Krakatau diperluas.
Rabu, 09 Sep 2026 17:11 WIB

Diduga Hilang Dua Hari di Selat Sunda, Lima Jurnalis Belum Ditemukan

Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat meliput Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan.
Selasa, 08 Sep 2026 06:20 WIB

Bandara Beroperasi Kembali, Anak Sekolah Masih Pembelajaran Jarak Jauh

Hari ini Bandara Soekarno Hatta mulai beroperasi kembali, pembelajaran jarak jauh sekolah masih berlaku.
Minggu, 06 Sep 2026 09:09 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Hujan Abu Sampai Bogor, Bandara Soetta Ditutup

Hujan abu vulkanik sudah mencapai wilayah Bogor dan Bandara Soekarno Hatta ditutup.