x wartalentera.com skyscraper
x wartalentera.com skyscraper

Kasus Kekerasan Seksual Melonjak Tajam, Tembus 22.848 Perkara

Editor :

WARTALENTERA-Kasus kekerasan seksual melonjak tajam. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengungkapkan, fakta mengejutkan terkait lonjakan kasus kekerasan seksual yang menembus angka 22.848 perkara sepanjang 2025.

Fenomena ini menjadi sorotan tajam mengingat Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) telah resmi berjalan selama empat tahun. "Berdasarkan Catatan Tahunan Komnas Perempuan, jumlah kasus kekerasan seksual pada tahun 2022 tercatat sebanyak 6.315 kasus, kemudian terus melonjak tajam lebih dari 360 persen hingga mencapai 22.848 kasus pada 2025," ujar Wakil Ketua Komnas Perempuan Dahlia Madanih dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Kamis (14/5/2026).

Dia menegaskan, bahwa meroketnya laporan tersebut merupakan alarm serius bagi pemerintah. Dia menilai, sembilan bidang pencegahan yang menjadi mandat utama UU TPKS masih cenderung diabaikan oleh para pemangku kepentingan, sehingga implementasi di lapangan belum maksimal.

"Kasus kekerasan seksual yang terus berulang dan viral di publik menandakan bahwa upaya pencegahan di bidang pendidikan maupun sarana publik masih sangat minim," lanjut Dahlia. Di sisi lain, anggota Komnas Perempuan Rr Sri Agustini menekankan bahwa refleksi empat tahun UU TPKS harus menjadi momentum krusial bagi negara.

Hal ini berkaitan erat dengan tanggung jawab dalam memberikan perlindungan, penanganan, hingga pemulihan menyeluruh bagi para korban. "Kehadiran UU TPKS juga memperluas pengakuan negara terhadap berbagai bentuk kekerasan seksual sekaligus memperkuat hak korban atas perlindungan, penanganan, restitusi dan pemulihan," kata Sri.

Menyikapi kondisi tersebut, Komnas Perempuan mendorong adanya percepatan harmonisasi regulasi turunan dan peningkatan kapasitas aparat penegak hukum. Selain itu, penguatan anggaran serta infrastruktur layanan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di daerah harus segera direalisasikan agar menjadi garda terdepan dalam mendampingi korban. (sic)

Berita Terbaru
Rabu, 28 Okt 2026 11:03 WIB

Penghargaan Samkaryanugraha Diberikan Kepada 4 Satuan TNI AL

Presiden Prabowo Subianto memberikan penghargaan Samkaryanugraha kepada empat satuan TNI AL.
Selasa, 27 Okt 2026 22:06 WIB

Putra Daerah Ini Mampu Sabet Gelar Juara Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026

Pelajar SMAN 10 Galang, Batam Rempang meraih medali perunggu di Kejurnas Tinju Amatir Pertina 2026.
Senin, 26 Okt 2026 19:47 WIB

Bangun 100 Sekolah Rakyat di 32 Provinsi, Serap 97 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah telah membangun Sekolah Rakyat Tahap II di 100 lokasi dengan daya tampung 122 ribu siswa.
Senin, 26 Okt 2026 13:01 WIB

Perkuat Tata Kelola Arus Saham, BEI Tambah Anggota HSC

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan keanggotaan Komite High Shareholding Concentration (HSC) yang baru.
Minggu, 25 Okt 2026 13:29 WIB

Dari Gelaran WCCE 2026 hingga Eksistensi Pasar Wiwitan di SCBD

Ekonomi kreatif harus menjadi pemersatu tanpa perbedaan. Disampaikan di forum WCCE 2026.
Sabtu, 24 Okt 2026 09:01 WIB

Tangani Karhutla Kalsel, Bersihkan 11,25 Km Saluran Riam Kanan Sebagai Sumber Air Heli Water Bombing

Pemerintah menangani kebakaran hutan di Kalimantan Selatan dengan penyediaan sumber air beserta sarana dan prasarana.